Studi Deskriptif Kelelahan Kerja pada Buruh Panggul Pasar di Wilayah Kerja Puskesmas Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Adelia Bunga Adhana | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-11T04:28:06Z | |
| dc.date.issued | 2025-09-24 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 20 Mei 2026_Firli Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 11 Juni 2026 | |
| dc.description.abstract | Fenomena kelelahan kerja menjadi masalah penting yang sering diabaikan pada pekerja yang melakukan aktivitas fisik berat dan berulang, seperti buruh panggul pasar. Kelelahan kerja tidak hanya berdampak pada penurunan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga meningkatkan risiko cedera, gangguan muskuloskeletal, serta penurunan kualitas hidup pekerja. Di wilayah kerja Puskesmas Jember Kidul, aktivitas angkut barang yang dilakukan secara manual dengan beban lebih dari 25–50 kilogram per hari dan waktu kerja melebihi delapan jam menjadi faktor utama penyebab kelelahan. Kondisi lingkungan kerja seperti suhu panas, kurangnya ventilasi, serta minimnya kesadaran akan keselamatan kerja turut memperburuk risiko kelelahan. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengetahui sejauh mana tingkat kelelahan dialami buruh panggul agar dapat menjadi dasar bagi intervensi kesehatan kerja di sektor informal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 90 buruh panggul dari total populasi 125 orang yang dipilih secara insidental. Tingkat kelelahan kerja diukur menggunakan Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) yang mencakup lima dimensi kelelahan, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada usia produktif 25–54 tahun (90%), dengan tingkat pendidikan terbanyak lulusan SMP (40%), serta sebagian besar memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun (65,6%). Seluruh responden bekerja lebih dari 8 jam per hari dan mengangkat beban melebihi 50 kilogram setiap hari. Berdasarkan hasil pengukuran tingkat kelelahan kerja menggunakan SOFI, ditemukan bahwa 96,7% buruh panggul mengalami kelelahan kerja dalam kategori sedang, sedangkan 3,3% berada pada kategori rendah. Dimensi kelelahan yang paling dominan adalah kekurangan energi (97,8%), diikuti oleh rasa kantuk dan ketidaknyamanan fisik masing-masing sebesar 1,1%. Hasil ini menunjukkan bahwa beban kerja fisik yang berat dan durasi kerja yang panjang mengakibatkan penurunan energi tubuh, kelelahan otot, dan gangguan kebugaran fisik. Meskipun sebagian besar pekerja masih mampu melaksanakan aktivitas sehari-hari, kondisi kelelahan yang terus-menerus berisiko berkembang menjadi kelelahan kronis apabila tidak diimbangi dengan istirahat dan asupan gizi yang cukup. Pembahasan hasil menunjukkan bahwa kelelahan kerja pada buruh panggul disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi usia, status gizi, kondisi kesehatan, dan kebugaran jasmani, sedangkan faktor eksternal mencakup beban kerja berat, jam kerja panjang, serta lingkungan kerja panas dan tidak ergonomis. Aktivitas fisik yang dilakukan secara berulang tanpa istirahat cukup menyebabkan penurunan cadangan energi otot dan menumpuknya asam laktat, yang menimbulkan rasa lelah dan nyeri pada otot. Buruh panggul juga berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal, seperti nyeri punggung, bahu, dan lutut akibat posisi kerja yang tidak ergonomis. Selain itu, faktor sosial-ekonomi seperti sistem upah harian dan tuntutan ekonomi membuat pekerja sulit membatasi durasi kerja, sehingga waktu pemulihan tubuh menjadi tidak memadai. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa buruh panggul di wilayah kerja Puskesmas Jember Kidul mengalami kelelahan kerja sedang yang berpotensi berkembang menjadi kelelahan kronis jika tidak segera ditangani. Peneliti menyarankan perlunya peningkatan kesadaran buruh akan pentingnya istirahat, asupan gizi, serta pelatihan ergonomi. Puskesmas diharapkan dapat melakukan penyuluhan kesehatan kerja secara berkala untuk mencegah risiko kelelahan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor inform | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Latifa Aini S., S.Kp.,M.Kep., Sp.Kom | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8700 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Occupational Health Nursing | |
| dc.subject | Buruh Panggul | |
| dc.subject | Kelelahan Kerja | |
| dc.title | Studi Deskriptif Kelelahan Kerja pada Buruh Panggul Pasar di Wilayah Kerja Puskesmas Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
