Studi Teknik Penyangraian Slow dan Fast Roasting terhadap Profil Untargeted Metabolomics, Kadar Akrilamida, dan Profil Sensori Kopi Fine Robusta
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Kopi fine robusta merupakan kopi robusta berkualitas unggul yang memiliki
mutu fisik dan organoleptik tinggi berdasarkan cupping sensori dengan skor 80-100
yang diperoleh melalui pengendalian mutu sejak tahap panen, fermentasi terkontrol,
hingga proses penyangraian. Penyangraian menjadi tahap krusial karena
menentukan pembentukan karakter aroma, rasa, dan senyawa bioaktif kopi melalui
berbagai transformasi kimia, seperti reaksi Maillard, degradasi Strecker,
karamelisasi, dan pirolisis. Di sisi lain, proses penyangraian juga dapat memicu
pembentukan akrilamida sebagai senyawa kontaminan yang berpotensi bersifat
karsinogenik. Perbedaan profil penyangraian diperkirakan menghasilkan profil
metabolit, kadar akrilamida, dan profil sensori meliputi senyawa volatil dan nonvolatil yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji
pengaruh teknik penyangraian lambat (slow) dan cepat (fast) roasting terhadap
kadar akrilamida, profil untargeted metabolomics, profil sensori meliputi
komponen senyawa volatil, senyawa non-volatil, dan sensori hedonik sekaligus
menentukan teknik penyangraian terbaik menggunakan metode indeks efektivitas
De Garmo.
Biji kopi fine robusta grade 1 hasil fermentasi anaerob terkontrol disangrai
menggunakan dua profil penyangraian yaitu fast roast selama 7 menit dengan suhu
akhir 195oC dan slow roast selama 13 menit dengan suhu akhir 227oC. Biji kopi
sangrai kemudian digiling dan diayak menggunakan ayakan 60 mesh, sebelum
dilakukan beberapa analisis. Kadar akrilamida ditentukan menggunakan metode
LC-MS/MS dan profil untargeted metabolomics menggunakan metode LC-HRMS
Description
Finalisasi oleh Agus 27 Juli 2026
