Gambaran Penggunaan Pestisida, Residu Organofosfat, dan Penanganan Pascapanen pada Stroberi (Fragaria X Ananassa) di Sentra Perkebunan Desa Ngancar, Kabupaten Magetan

dc.contributor.authorSyakila Najma Amalina
dc.date.accessioned2026-02-04T07:41:13Z
dc.date.issued2025-06-02
dc.descriptionReupload File Repositori 4 Februari 2026_Rudy K/Lia
dc.description.abstractPetani di Indonesia masih sering menggunakan pestisida secara tidak tepat yang dapat menyebabkan residu pestisida, gangguan ekosistem, pencemaran lingkungan, serta terjadinya keracunan. Pestisida organofosfat paling sering digunakan oleh petani terutama pada tanaman yang rentan seperti stroberi. Stroberi menempati peringkat pertama tanaman dengan kontaminasi pestisida tertinggi menurut EWG’s Dirty Dozen. Penggunaan pestisida yang rutin hingga mendekati masa panen menimbulkan kekhawatiran bagi konsumen khususnya pada kebun petik sendiri yang seringkali buah dikonsumsi secara langsung. Agrowisata petik buah menjadikan konsumen sebagai pelaku penanganan pascapanen, bukan petani. Salah satu kebun stroberi dengan wisata petik sendiri adalah Desa Ngancar yang menjadi penyumbang terbesar buah stroberi di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Dimana Kabupaten Magetan memiliki lahan stroberi terluas di Jawa Timur. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan pestisida, kadar residu pestisida organofosfat, dan penanganan pascapanen pada buah stroberi (Fragaria x ananassa). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini studi ekologi. Penelitian dilakukan pada petani stroberi di Desa Ngancar sebanyak 41 orang serta pada pengunjung sebagai responden konsumen yang ditentukan secara accidental sampling dengan total 30 orang. Sampel stroberi diambil pada kebun A, B, dan C masing-masing 500 gram yang kemudian dilakukan pengujian residu pestisida di Laboratorium Pengujian Pestisida UPT Proteksi TPH Jawa Timur. Instrumen yang digunakan adalah Gas Chromatography (GC), lembar kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah petani laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan perempuan dengan usia mayoritas antara 46-55 tahun yang merupakan golongan lansia awal. Rata-rata tingkat pendidikan tergolong rendah, namun hampir seluruh petani bekerja sebagai petani lebih dari 5 tahun. Pengetahuan yang dimiliki kebanyakan petani termasuk kategori cukup. Metode penggunaan pestisida berdasarkan prinsip 6 tepat, hanya tepat cara dan tepat mutu yang telah dilakukan oleh seluruh petani, sedangkan prinsip tepat sasaran, jenis, takaran, dan waktu belum dilakukan secara optimal. Residu klorpirifos dan diazinon tidak ditemukan pada ketiga sampel berdasarkan pengujian kadar residu pestisida sehingga masih di bawah Batas Maksimum Residu (BMR). Penanganan pascapanen yang dapat dilakukan adalah pencucian dengan tujuan untuk meminimalisir adanya kontaminasi residu pestisida. Seluruh konsumen telah mencuci buah stroberi tepat sebelum dikonsumsi menggunakan air mengalir. Namun masih terdapat perilaku mencuci buah stroberi sebelum disimpan dalam kulkas, tidak mencuci tangan sebelum mencuci buah stroberi, serta tidak memperhatikan waktu pencucian. Penggunaan deterjen serta perendaman dengan larutan tertentu tidak banyak dilakukan oleh konsumen. Saran yang dapat dilakukan oleh petani adalah dengan menggunakan pestisida nabati untuk mengatasi OPT serta meningkatkan kesadaran untuk membaca pedoman penggunaan pestisida. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan melakukan uji residu pestisida pada stroberi. Dinas Kesehatan dapat melakukan promosi penggunaan APD, dampak kesehatan akibat pestisida, penanganan pascapanen yang tepat, serta melakukan deteksi dini dan penanganan keracunan pestisida. Bagi konsumen dapat melakukan pencucian buah sebelum dikonsumsi dengan benar. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan pengujian residu pestisida jenis lain, menambah jumlah atau jenis sampel, melakukan pengembangan pestisida nabati, serta dapat melakukan penelitian tentang pengolahan buah sebelum dikonsumsi pada populasi tertentu.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Khoiron, S.KM., M.Sc. DPA: Ellyke, S.KM., M.KL.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1575
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectPenggunaan Pestisida
dc.subjectResidu Organofosfat
dc.subjectPenanganan Pascapanen
dc.titleGambaran Penggunaan Pestisida, Residu Organofosfat, dan Penanganan Pascapanen pada Stroberi (Fragaria X Ananassa) di Sentra Perkebunan Desa Ngancar, Kabupaten Magetan
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
SYAKILA NAJMA AMALINA - 212110101131.pdf
Size:
664.85 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: