Pengaruh ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa) Terhadap histologi ginjal tikus (Rattus norvegicus) jantan setelah perlakuan deltametrin
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Ginjal berperan penting dalam menyaring darah dan membuang zat
toksik dari tubuh. Paparan insektisida seperti deltametrin dapat menyebabkan stres
oksidatif akibat produksi Reactive Oxygen Species (ROS) yang tinggi, sehingga
merusak struktur sel dan jaringan antara lain ginjal. Deltametrin yang
dimetabolisme dalam tubuh menghasilkan anion superoksida yang merusak
protein, lipid, dan DNA, serta menyebabkan atrofi glomerulus dan dilatasi ruang
kapsula Bowman. Salah satu upaya untuk mengurangi kerusakan tersebut adalah
dengan pemberian antioksidan alami seperti rimpang kunyit yang mengandung
senyawa aktif kurkumin. Kurkumin memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi
yang mampu menetralkan ROS dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan
tubuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak rimpang kunyit
terhadap histologi ginjal tikus (Rattus norvegicus) jantan yang diinduksi
deltametrin.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 24
ekor tikus jantan yang dibagi dalam empat kelompok perlakuan, yaitu kontrol
negatif (tanpa deltametrin), kontrol positif (deltametrin 1,5 mg/kg bb), D1
(deltametrin dan ekstrak kunyit 250 mg/kg bb), dan D2 (deltametrin dan ekstrak
kunyit 500 mg/kg bb). Deltametrin diberikan secara intraperitoneal dan ekstrak
kunyit secara gavage selama 21 hari, masing-masing dengan volume 1 ml. Setelah
itu, ginjal tikus diambil dan dibuat preparat histologi dengan metode parafin dan
pewarnaan HE untuk mengamati diameter glomerulus dan jarak ruang kapsula
Bowman.
Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rimpang
kunyit berpengaruh signifikan terhadap diameter glomerulus dan jarak ruang kapsula Bowman. Kelompok D1 menunjukkan hasil yang paling mendekati
kelompok kontrol negatif, dengan diameter glomerulus meningkat dan jarak ruang
kapsula Bowman menurun secara signifikan dibanding kelompok kontrol positif.
Hal ini menunjukkan bahwa kurkumin efektif dalam menekan kerusakan struktur
ginjal akibat stres oksidatif. Kurkumin bekerja dengan menetralisir ROS serta
mengaktifkan jalur antioksidan endogen melalui aktivasi faktor transkripsi Nrf2.
Berdasarkan hasil tersebut dapat dismpulkan bahwa ekstrak rimpang kunyit dosis
250 mg/kg bb dapat menekan kerusakan ginjal akibat paparan deltametrin.
Description
Reupload Repository 4 Februari 2026_Hasim/Firdiana
