Penggunaan Video Game Black Myth: Wukong Sebagai Instrumen Diplomasi Budaya Tiongkok
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Tiongkok sebagai salah satu negara dengan sejarah peradaban dan budayayang sudah lama exist, dan sekarang sebagai salah satu negara dengan kemajuanteknologi, Tiongkok ingin menunjukan budaya mereka dengan pemanfaatanmedia digital untuk memperkenalkan budayanya di ranah internasional yangpadakasus ini adalah video game Black Myth: Wukong yang merupakan game buatanTiongkok yang mengangkat banyak representasi budaya-budaya Tiongkok. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana peran video game BlackMyth: Wukong sebagai media diplomasi budaya Tiongkok di ranah digital
internasional dengan menghadirkan representasi budaya-budaya Tiongkokdi
dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatankualitatif serta desain studi kasus tunggal. Objek dan fokus penelitian mencakupbagaimana video game Black Myth: Wukong merepresentasikan budaya-budayaTiongkok. Batasan waktu penelitian yakni periode Agustus 2024 hingga Agustus2025. Data diperoleh melalui studi literatur dan dokumentasi terhadap kontenpermainan, pemberitaan media, serta sumber akademik yang relevan. Metodeanalisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan Black Myth: Wukong merepresentasi unsur- unsur budaya Tiongkok melalui adaptasi Journey to the West, penggambarantokoh-tokoh mitologis, penggunaan simbol budaya tradisional, serta visualisasi
arsitektur dan lanskap khas Tiongkok. Selain itu, penyebaran game ini melalui
platform digital global memperlihatkan bagaimana media digital interaktif
berpotensi menjadi sarana penyebaran nilai-nilai budaya dan memperkuat
kehadiran budaya Tiongkok di kalangan audiens internasional
Description
Finalisasi oleh Agus 15 Juli 2026
