Hubungan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwates Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil masih belum optimal, khususnya pada ibu hamil primigravida yang sering mengalami ketakutan dan kurang percaya diri akibat rendahnya self-efficacy. Kondisi ini dapat mempengaruhi keyakinan ibu dalam melakukan kunjungan antenatal care secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil primigravida. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 28 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Self-Efficacy pada Ibu Hamil Primigravida serta data sekunder dari buku Kesehatan Ibu dan Anak. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 responden memiliki self-efficacy tinggi dan 10 responden memiliki self-efficacy rendah. Sebanyak 22 responden patuh dalam kunjungan antenatal care, sedangkan 6 responden tidak patuh. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara self-efficacy dengan kepatuhan kunjungan antenatal care (p=0.013), dengan nilai Odds Ratio sebesar 17.00 yang menunjukkan bahwa ibu dengan self-efficacy tinggi lebih berpeluang untuk patuh dalam kunjungan antenatal care dibandingkan dengan ibu yang memiliki self-efficacy rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self-efficacy dengan kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil primigravida. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan self-efficacy ibu hamil melalui edukasi dan konseling dengan mempertimbangkan faktor budaya, sosial, dan ekonomi serta optimalisasi pemanfaatan teknologi pelayanan kesehatan.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 18
