Uji Aktivitas Antibakteri AgNPs Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L) Dc.) Tunggal Dan Kombinasi Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli

dc.contributor.authorValentino Gunawan Suryo
dc.date.accessioned2026-04-10T04:42:01Z
dc.date.issued2025-07-10
dc.descriptionupload by Teddy_10.04.2026
dc.description.abstractResistensi antibiotik telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, menimbulkan tantangan besar dalam penanganan infeksi bakteri. Situasi ini mendorong para peneliti untuk mencari alternatif baru dalam melawan infeksi bakteri. Salah satunya adalah penggunaan nanopartikel logam yang menunjukkan potensi besar sebagai agen antibakteri. Di antara berbagai jenis nanopartikel logam, nanopartikel perak (AgNPs) telah mendapatkan perhatian khusus karena aktivitas antibakterinya yang luar biasa. AgNPs bekerja dengan mengaktivasi reactive oxygen species (ROS) sehingga terjadi reaksi beruntun seperti kerusakan DNA, denaturasi protein, inaktivasi enzim, serta disintegrasi ribosom. Untuk mendapatkan AgNPs, perlu dilakukan sintesis menggunakan beberapa metode salah satunya metode biologi yang memanfaatkan komponen biologis seperti tanaman. Sintesis melalui bahan tanaman memanfaatkan kandungan senyawa metabolit sekunder seperti senyawa fenolik yang bertindak sebagai bioreduktor dan capping agent. Daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) merupakan tanaman yang telah tebukti mampu bertindak sebagai bioreduktor dan capping agent. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini adalah menilai aktivias AgNPs daun sembung sebagai antibakteri baik secara tunggal maupun kombinasi dengan antibiotik siprofloksasin terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. AgNPs disintesis dengan mencampurkan ekstrak air daun sembung : AgNO3 : akuabides (1:20:26 v/v) pada suhu 60 C selama 45 menit. Hasil karakterisasi dengan Spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa AgNPs memiliki puncak serapan gelombang maksimum 424 nm dengan absorbansi 0,7294. AgNPs yang telah disintesis memiliki bentuk sferis dengan rentang ukuran partikel sebesar 45,94-75,73 nm. Uji difusi cakram agar menunjukkan bahwa AgNPs secara tunggal mampu menghambat pertumbuhan kedua bakteri, dengan efek paling kuat terhadap bakteri S. aureus. Kombinasi AgNPs–siprofloksasin dengan perbandingan 5:1 (v/v) menghasilkan peningkatan zona hambat secara signifikan lebih besar terhadap bakteri S. aureus daripada E. coli. Hasil ini menunjukkan bahwa AgNPs daun sembung dapat meningkatkan efektivitas siprofloksasin dan berpotensi digunakan sebagai agen tambahan yang efektif dalam terapi antimikroba.
dc.description.sponsorshipDr. apt. Yuni Retnaningtyas, S. Si., M. Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6804
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.subjectAntibakteri AgNPs
dc.subjectDaun Sembung
dc.subjectBakteri
dc.subjectStaphylococcus Aureus
dc.titleUji Aktivitas Antibakteri AgNPs Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L) Dc.) Tunggal Dan Kombinasi Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
VALENTINO GUNAWAN SURYO - 212210101039.pdf
Size:
2.63 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: