Uji Aktivitas Antibakteri AgNPs Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L) Dc.) Tunggal Dan Kombinasi Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Farmasi

Abstract

Resistensi antibiotik telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, menimbulkan tantangan besar dalam penanganan infeksi bakteri. Situasi ini mendorong para peneliti untuk mencari alternatif baru dalam melawan infeksi bakteri. Salah satunya adalah penggunaan nanopartikel logam yang menunjukkan potensi besar sebagai agen antibakteri. Di antara berbagai jenis nanopartikel logam, nanopartikel perak (AgNPs) telah mendapatkan perhatian khusus karena aktivitas antibakterinya yang luar biasa. AgNPs bekerja dengan mengaktivasi reactive oxygen species (ROS) sehingga terjadi reaksi beruntun seperti kerusakan DNA, denaturasi protein, inaktivasi enzim, serta disintegrasi ribosom. Untuk mendapatkan AgNPs, perlu dilakukan sintesis menggunakan beberapa metode salah satunya metode biologi yang memanfaatkan komponen biologis seperti tanaman. Sintesis melalui bahan tanaman memanfaatkan kandungan senyawa metabolit sekunder seperti senyawa fenolik yang bertindak sebagai bioreduktor dan capping agent. Daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) merupakan tanaman yang telah tebukti mampu bertindak sebagai bioreduktor dan capping agent. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini adalah menilai aktivias AgNPs daun sembung sebagai antibakteri baik secara tunggal maupun kombinasi dengan antibiotik siprofloksasin terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. AgNPs disintesis dengan mencampurkan ekstrak air daun sembung : AgNO3 : akuabides (1:20:26 v/v) pada suhu 60 C selama 45 menit. Hasil karakterisasi dengan Spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa AgNPs memiliki puncak serapan gelombang maksimum 424 nm dengan absorbansi 0,7294. AgNPs yang telah disintesis memiliki bentuk sferis dengan rentang ukuran partikel sebesar 45,94-75,73 nm. Uji difusi cakram agar menunjukkan bahwa AgNPs secara tunggal mampu menghambat pertumbuhan kedua bakteri, dengan efek paling kuat terhadap bakteri S. aureus. Kombinasi AgNPs–siprofloksasin dengan perbandingan 5:1 (v/v) menghasilkan peningkatan zona hambat secara signifikan lebih besar terhadap bakteri S. aureus daripada E. coli. Hasil ini menunjukkan bahwa AgNPs daun sembung dapat meningkatkan efektivitas siprofloksasin dan berpotensi digunakan sebagai agen tambahan yang efektif dalam terapi antimikroba.

Description

upload by Teddy_10.04.2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By