Kegagalan Joint Programme UNFPA dengan UNICEF (UNJP) dalam mengatasi Kasus Female Genital Mutilation (FGM) di Mali

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Mali menjadi “rumah” bagi jutaan perempuan yang menderita praktik FGM. Tradisi berbahaya ini menjadi simbol pelestarian budaya oleh masyarakat Mali secara turun-temurun. Hal ini menyebabkan prevalensi kasus FGM di Mali berada pada angka ekstrem selama bertahun-tahun. Sebagai respon terhdap permasalah tersebut, UNFPA bersama UNICEF hadir melalui Joint Programme dengan tujuan mempercepat pengabaian FGM di Mali. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis fenomena yang dibahas oleh penulis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka. Penulis melakukan pengumpulan data melalui literatur kemudian menganalisisnya untuk memperoleh data yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan Joint Programme disebabkan oleh dua hal, yakni ketidakmampuan Joint Programme dalam menjamin pendidikan yang memadai bagi perempuan dan kegagalan Joint Programme dalam mengadvokasi hukum anti-FGM. Kegagalan Joint Programme dalam dua faktor tersbut dikaitkan dengan beberapa hambatan. Pertama ketidakmampuan Joint Programme dalam menjamin pendidikan bagi perempuan disebabkan oleh kurangnya fokus pada pendidikan kesetaraan gender dalam kampanye kesadaran, buruknya kualitas pendidikan di Mali, pendekatan kampanye kesadaran yang kurang sensitif budaya lokal, dan keterbatasan jangkauan kampanye kesadaran. Kedua, Joint Programme gagal dalam mengadvokasi undang-undang anti-FGM di Mali. Dalam hal ini, kegagalan tersebut dikaitkan dengan beberapa hambatan seperti, ketidakmampuan Joint Programme dalam meyakinkan pemuka agama terkait norma baru yang menentang FGM, lemahnya proses advokasi hukum anti-FGM, kurangnya komitmen dalam mengadvokasi undang-undang, serta kampanye kesadaran yang kurang mendukung advokasi undang-undang anti-FGM secara langsung.

Description

Reupload file repositori 12 Mar 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By