Pengaruh Responsibility Corporate (CSR) Social Disclosure Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Subsektor Perkebunan di Bursa Efek Indonesia)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas ekonomi dan bisnis
Abstract
Saat ini informasi non keuangan seperti lingkungan, sosial, kinerja
perusahaan dibutuhkan untuk menunjukan komitmen perusahaan dalam mencapai
tujuan pembangunan berkelanjutan dan keberlangsungan usaha. Salah satu
informasi yang terdapat pada laporan tahunan yaitu informasi mengenai
Corporate Sosial Responsibility (CSR). Pada konsep CSR menjelaskan konsep
triple bottom line dengan 3 pilar penting yang dianut didalamnya yaitu profit,
planet, people (3P) yang dewasa ini telah berkembang menjadi konsep 4P yaitu
profit, planet, people,product).
Penerapan CSR didasari atas kewajiban bagi perusahaan yang bergerak di
bidang alam sesuai yang diatur dalam (PSAK) Nomor 1 tentang penyajian laporan
keuangan (Revisi 2009) paragraph 12, UU Nomor 40 pasal 74 tahun 2007, PP
Nomor 47 tahun 2012, UU No 25 Tahun 2007, dan UU No 32 Tahun 2009, dan
sebagainya. Selain atas dasar kewajiban, penerapan dan pengungkapan CSR
sebagai bentuk etika bisnis mampu untuk memberikan manfaat positif bagi
perusahaan yaitu terbentuknya citra baik perusahaan dan terwujudnya keselarasan
nilai perusahaan di masyarakat sehingga akan menarik minat stakeholder dalam
bekerja sama dengan perusahaan. Hal tersebut dilandasi oleh teori sinyal yaitu teori
yang berakar pada teori pragmatik yang memfokuskan perhatianya pada pengaruh
keberadaan suatu informasi dan dampaknya terhadap perubahan perilaku pemakai informasi.
Teori sinyal juga mengungkapkan bagaimana sinyal keberhasilan dan kegagalan
diungkapkan kepada pemilik perusahaan. Teori sinyal menjelaskan mengapa suatu
perusahaan memiliki dorongan untuk memberikan informasi kepada pihak
eksternal. Citra yang baik sebagai sinyal positif akan mempengaruhi perilaku
pemakai informasi, yaitu stakeholder yang erat kaitanya dengan kinerja
perusahaan juga khususnya di bidang ekonomi yaitu profitabilitas perusahaan.
Rasio profitabilitas mempunyai arti yang penting bagi perusahaan maupun
investor. Evaluasi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba penting
dilakukan oleh kreditor dan investor, karena laba merupakan indikator penting
yang diperhatikan oleh berbagai pemangku kepentingan. Rasio profitabilitas akan
mencerminkan hasil akhir dari seluruh kebijakan keuangan dan keputusan
operasional, Brigham (2010:146). Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh CSR Disclosure terhadap
proftabilitas perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder
yaitu laporan tahunan perusahaan subsector perkebunan yang terdaftar di BEI
tahun 2016-2018. Penelitian ini mengguanakn CSR Disclosure sebagai variabel
independen yang diukur dengan CSRDI sesuai dengan kriteria GRI Standards
yang dikeluarkan pada 2016 dan profitabilitas perusahaan sebagai variabel
dependen yang dicerminkan dalam rasio ROA. Metode yang digunakan yaitu
metode analisis regresi linier sederhana dengan dilakukan uji asumsu klasik
terlebih dahulu yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi dan uji
heteroskedatisitas. Selain itu dilakukan uji hipotesis yang terdiri dari uji parsial
(uji t) dan koefisien determinasi (R2). Hasil dari seluruh analisis data menunjukan nilai
koefisien determinasi (R2) sebesar 0.163. Hasil tersebut menujukan CSR mampu memengaruhi
variabel profitabilitas perusahaan sebesar 16.3 dan sisanya sebesar 83.4% dipengaruhi oleh
faktor lain diluar peneliian. Hasil uji t CSR terhadap profitabilitas perusahaan
sebesar 0.012 yang artinya nilai signifikasi kurang dari 0.05, sehingga CSR
berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. Berpengaruh positif
menunjukan peningkatan pada variabel independen (CSR) akan selaras dengan
peningkatan pada variabel profitabilitas perusahaan.
Description
reupload file repository 7 april 2026 izza/tofik
