Optimasi Pekerjaan Cut and Fill pada Perencanaan Pengembangan Properti Menggunakan Data Elevasi UAV dan LiDAR Smartphone

Abstract

Perencanaan infrastruktur properti pada Kawasan perbukitan memiliki tantangan teknis terkait kompleksitas topografi asli. Akurasi data Digital Elevation Model (DEM) sangat mempengaruhi presisi perhitungan kubikasi tanah galian dan timbunan yang berdampak langsung pada estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) konstruksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting berdasarkan data elevasi yang didapatkan, merancang tata letak properti berdasarkan kondisi Kawasan serta membandingkan estimasi biaya pekerjaan tanah dengan masing masing data elevasi hasil akuisisi UAV dan LiDAR Smartphone. Penelitian ini dilakukan pada Kawasan Wisata Puncak Pakel, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Pengukuran koordinat acuan dilakukan menggunakan GNSS RTK dengan sebaran GCP dan ICP. Hasil pengamatan pengukuran koordinat kemudian diuji terhadap data elevasi dari masing masing sumber yang digunakan. Hasil permodelan permukaan dianalisis menggunakan perangkat lunak Autodesk Civil 3D menunjukan deviasi yang signifikan. Volume galian berbasis data UAV menghasilkan volume galian sebesar 10471,97 m^3 dan timbunan sebesar 9668,59 m^3. Sementara itu, data LiDAR Smartphone menghasilkan volume galian sebesar 10050,82 m^3 dan timbunan sebesar 9387,59 m^3. Maka dilakukan analisis untuk merancang anggaran biaya berdasarkan volume dari masing-masing data didapatkan selisih anggaran mencapai Rp21.512.873,49 dimana data UAV sebesar Rp 698.518.519 dan LiDAR mencapai Rp 677.005.645.

Description

Finalisasi_Maya_03 September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By