Pengaruh Gig Economy terhadap Partisipasi Kerja Perempuan di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Partisipasi kerja adalah keputusan individu untuk ikut serta berpartisipasi
aktif dalam kegiatan ekonomi seperti bekerja atau mencari pekerjaan. Berdasarkan
teori Gary Becker (1965) menyatakan bahwa individu akan memilih untuk bekerja
ketika manfaat ekonomi (pendapatan) dari waktu yang dialokasikan lebih besar
dibandingkan biaya kesempatan (opportunity cost) yang harus ditanggung.
Keputusan perempuan untuk berpartisipasi dalam pasar kerja sangat dipengaruhi
oleh tingkat upah yang ditawarkan dan jam kerja. Dimana terjadi peningkatan
partisipasi angkatan kerja perempuan sejak tahun 2016 secara konsisten.
Bersamaan dengan tren ini, perkembangan teknologi digital telah memunculkan
fenomena gig economy yang menawarkan fleksibilitas kerja, memungkinkan
pekerja mengontrol waktu dan lokasi kerja. Pekerja freelance di Indonesia
meningkat sejak 2019 hingga 2023 dengan salah satu jenis pekerjaannya yaitu
reseller cosmetics. Transformasi digital di Kabupaten Jember membuka peluang
kerja baru bagi perempuan dalam berbagai model bisnis digital, didukung dengan
tingginya tingkat konsumsi masyarakat dan keberadaan perguruan tinggi yang
menciptakan ekosistem bisnis digital yang kondusif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jam kerja dan
pendapatan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember. Data yang
digunakan merupakan data primer yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner
secara offline dan online. Penelitian ini menggunakan variabel jam kerja dan
pendapatan untuk mengetahui pengaruhnya pada partisipasi kerja perempuan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi logistik
ordinal dengan bantuan software spss 25 dan obyek penelitian dilakukan pada
reseller cosmetics di Kabupaten Jember. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji
statistik antara lain Uji G-statistik, Uji W-statistik dan Uji Koefisien Determinasi
(R2
).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variabel jam
kerja positif dan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di
Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari jam kerja pada penelitian ini lebih kecil
dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,031 sehingga jam kerja
berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember.
Nilai koefisien dari jam kerja bernilai positif yaitu sebesar 0,607 sehingga dapat
diartikan bahwa semakin lama jam kerja yang diambil maka semakin tinggi
partisipasi kerja perempuan dalam pasar kerja seiring dengan besaran upah yang
diperoleh, begitupula sebaliknya semakin sedikit jam kerja yang diambil maka
semakin rendah partisipasi kerja perempuan dengan upah yang kecil. Variabel
pendapatan menunjukkan koefisien positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja
perempuan di Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari pendapatan pada penelitian
ini lebih kecil dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,002 sehinggaPartisipasi kerja adalah keputusan individu untuk ikut serta berpartisipasi
aktif dalam kegiatan ekonomi seperti bekerja atau mencari pekerjaan. Berdasarkan
teori Gary Becker (1965) menyatakan bahwa individu akan memilih untuk bekerja
ketika manfaat ekonomi (pendapatan) dari waktu yang dialokasikan lebih besar
dibandingkan biaya kesempatan (opportunity cost) yang harus ditanggung.
Keputusan perempuan untuk berpartisipasi dalam pasar kerja sangat dipengaruhi
oleh tingkat upah yang ditawarkan dan jam kerja. Dimana terjadi peningkatan
partisipasi angkatan kerja perempuan sejak tahun 2016 secara konsisten.
Bersamaan dengan tren ini, perkembangan teknologi digital telah memunculkan
fenomena gig economy yang menawarkan fleksibilitas kerja, memungkinkan
pekerja mengontrol waktu dan lokasi kerja. Pekerja freelance di Indonesia
meningkat sejak 2019 hingga 2023 dengan salah satu jenis pekerjaannya yaitu
reseller cosmetics. Transformasi digital di Kabupaten Jember membuka peluang
kerja baru bagi perempuan dalam berbagai model bisnis digital, didukung dengan
tingginya tingkat konsumsi masyarakat dan keberadaan perguruan tinggi yang
menciptakan ekosistem bisnis digital yang kondusif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jam kerja dan
pendapatan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember. Data yang
digunakan merupakan data primer yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner
secara offline dan online. Penelitian ini menggunakan variabel jam kerja dan
pendapatan untuk mengetahui pengaruhnya pada partisipasi kerja perempuan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi logistik
ordinal dengan bantuan software spss 25 dan obyek penelitian dilakukan pada
reseller cosmetics di Kabupaten Jember. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji
statistik antara lain Uji G-statistik, Uji W-statistik dan Uji Koefisien Determinasi
(R2
).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variabel jam
kerja positif dan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di
Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari jam kerja pada penelitian ini lebih kecil
dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,031 sehingga jam kerja
berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember.
Nilai koefisien dari jam kerja bernilai positif yaitu sebesar 0,607 sehingga dapat
diartikan bahwa semakin lama jam kerja yang diambil maka semakin tinggi
partisipasi kerja perempuan dalam pasar kerja seiring dengan besaran upah yang
diperoleh, begitupula sebaliknya semakin sedikit jam kerja yang diambil maka
semakin rendah partisipasi kerja perempuan dengan upah yang kecil. Variabel
pendapatan menunjukkan koefisien positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja
perempuan di Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari pendapatan pada penelitian
ini lebih kecil dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,002 sehinggaPartisipasi kerja adalah keputusan individu untuk ikut serta berpartisipasi
aktif dalam kegiatan ekonomi seperti bekerja atau mencari pekerjaan. Berdasarkan
teori Gary Becker (1965) menyatakan bahwa individu akan memilih untuk bekerja
ketika manfaat ekonomi (pendapatan) dari waktu yang dialokasikan lebih besar
dibandingkan biaya kesempatan (opportunity cost) yang harus ditanggung.
Keputusan perempuan untuk berpartisipasi dalam pasar kerja sangat dipengaruhi
oleh tingkat upah yang ditawarkan dan jam kerja. Dimana terjadi peningkatan
partisipasi angkatan kerja perempuan sejak tahun 2016 secara konsisten.
Bersamaan dengan tren ini, perkembangan teknologi digital telah memunculkan
fenomena gig economy yang menawarkan fleksibilitas kerja, memungkinkan
pekerja mengontrol waktu dan lokasi kerja. Pekerja freelance di Indonesia
meningkat sejak 2019 hingga 2023 dengan salah satu jenis pekerjaannya yaitu
reseller cosmetics. Transformasi digital di Kabupaten Jember membuka peluang
kerja baru bagi perempuan dalam berbagai model bisnis digital, didukung dengan
tingginya tingkat konsumsi masyarakat dan keberadaan perguruan tinggi yang
menciptakan ekosistem bisnis digital yang kondusif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jam kerja dan
pendapatan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember. Data yang
digunakan merupakan data primer yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner
secara offline dan online. Penelitian ini menggunakan variabel jam kerja dan
pendapatan untuk mengetahui pengaruhnya pada partisipasi kerja perempuan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi logistik
ordinal dengan bantuan software spss 25 dan obyek penelitian dilakukan pada
reseller cosmetics di Kabupaten Jember. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji
statistik antara lain Uji G-statistik, Uji W-statistik dan Uji Koefisien Determinasi
(R2
).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variabel jam
kerja positif dan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di
Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari jam kerja pada penelitian ini lebih kecil
dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,031 sehingga jam kerja
berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember.
Nilai koefisien dari jam kerja bernilai positif yaitu sebesar 0,607 sehingga dapat
diartikan bahwa semakin lama jam kerja yang diambil maka semakin tinggi
partisipasi kerja perempuan dalam pasar kerja seiring dengan besaran upah yang
diperoleh, begitupula sebaliknya semakin sedikit jam kerja yang diambil maka
semakin rendah partisipasi kerja perempuan dengan upah yang kecil. Variabel
pendapatan menunjukkan koefisien positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja
perempuan di Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari pendapatan pada penelitian
ini lebih kecil dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,002 sehinggaPartisipasi kerja adalah keputusan individu untuk ikut serta berpartisipasi
aktif dalam kegiatan ekonomi seperti bekerja atau mencari pekerjaan. Berdasarkan
teori Gary Becker (1965) menyatakan bahwa individu akan memilih untuk bekerja
ketika manfaat ekonomi (pendapatan) dari waktu yang dialokasikan lebih besar
dibandingkan biaya kesempatan (opportunity cost) yang harus ditanggung.
Keputusan perempuan untuk berpartisipasi dalam pasar kerja sangat dipengaruhi
oleh tingkat upah yang ditawarkan dan jam kerja. Dimana terjadi peningkatan
partisipasi angkatan kerja perempuan sejak tahun 2016 secara konsisten.
Bersamaan dengan tren ini, perkembangan teknologi digital telah memunculkan
fenomena gig economy yang menawarkan fleksibilitas kerja, memungkinkan
pekerja mengontrol waktu dan lokasi kerja. Pekerja freelance di Indonesia
meningkat sejak 2019 hingga 2023 dengan salah satu jenis pekerjaannya yaitu
reseller cosmetics. Transformasi digital di Kabupaten Jember membuka peluang
kerja baru bagi perempuan dalam berbagai model bisnis digital, didukung dengan
tingginya tingkat konsumsi masyarakat dan keberadaan perguruan tinggi yang
menciptakan ekosistem bisnis digital yang kondusif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jam kerja dan
pendapatan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember. Data yang
digunakan merupakan data primer yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner
secara offline dan online. Penelitian ini menggunakan variabel jam kerja dan
pendapatan untuk mengetahui pengaruhnya pada partisipasi kerja perempuan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi logistik
ordinal dengan bantuan software spss 25 dan obyek penelitian dilakukan pada
reseller cosmetics di Kabupaten Jember. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji
statistik antara lain Uji G-statistik, Uji W-statistik dan Uji Koefisien Determinasi
(R2
).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variabel jam
kerja positif dan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di
Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari jam kerja pada penelitian ini lebih kecil
dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,031 sehingga jam kerja
berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di Kabupaten Jember.
Nilai koefisien dari jam kerja bernilai positif yaitu sebesar 0,607 sehingga dapat
diartikan bahwa semakin lama jam kerja yang diambil maka semakin tinggi
partisipasi kerja perempuan dalam pasar kerja seiring dengan besaran upah yang
diperoleh, begitupula sebaliknya semakin sedikit jam kerja yang diambil maka
semakin rendah partisipasi kerja perempuan dengan upah yang kecil. Variabel
pendapatan menunjukkan koefisien positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja
perempuan di Kabupaten Jember. Nilai probabilitas dari pendapatan pada penelitian
ini lebih kecil dari tingkat signifikansi ∝ = 0,05 (5%) yaitu sebesar 0,002 sehingga
pendapatan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja perempuan di
Kabupaten Jember. Nilai koefisisen dari pendapatan bernilai 0,987 sehingga dapat
diartikan bahwa semakin tinggi pendapatan yang diperoleh dari bisnis reseller
cosmetics maka semakin tinggi partisipasi kerja perempuan dalam pasar kerja,
begitupula sebaliknya semakin sedikit pendapatan yang diterima maka semakin
rendah partisipasi kerja perempuan.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 09
