Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antibiotik pada Pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) Di RSUD Blambangan Banyuwangi

dc.contributor.authorAdila Puspita
dc.date.accessioned2026-02-13T02:39:21Z
dc.date.issued2025-01-24
dc.descriptionReaploud Repository February_agus
dc.description.abstractTuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) adalah penyakit tuberkulosis yang mana bakteri Mycobacterium tuberculosis telah resisten terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lini pertama. Pada tahun 2022, tercatat 12.531 kasus TB-RO, namun hanya 8.089 pasien (65%) yang berhasil memulai pengobatan dengan OAT lini kedua. WHO pada tahun 2022 merekomendasikan dua regimen pengobatan untuk TB-RO, yaitu regimen oral sepenuhnya dengan durasi pendek (Short-Term Regimen/STR) yang mencakup bedaquiline selama 9-12 bulan, serta regimen jangka panjang (Long-Term Regimen/LTR) selama 18-20 bulan. RSUD Blambangan Banyuwangi menjadi rumah sakit rujukan TB-RO sejak tahun 2022, dengan layanan pengobatan TB-RO yang terpusat di Klinik TB-RO, satu-satunya fasilitas di Banyuwangi yang menyediakan layanan tersebut. Mengingat tingginya jumlah kasus TB-RO di Indonesia, pentingnya pemilihan obat yang efektif, durasi pengobatan yang panjang, kompleksitas terapi, serta beban biaya yang signifikan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya terapi antibiotik pada pasien TB-RO di RSUD Blambangan Banyuwangi. Penelitian ini merupakan studi farmakoekonomi yang dilakukan secara retrospektif dengan metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Sampel merupakan sejumlah pasien TB-RO yang diberikan terapi antibiotik di RSUD Blambangan Banyuwangi periode Januari 2022 – Desember 2024. Pada penelitian ini, data yang digunakan berasal dari data SITB, yaitu biaya dan efektivitas terapi. Biaya diambil dari instalasi farmasi RSUD Blambangan Banyuwangi. Pasien TB-RO yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 130 pasien Analisis efektivitas biaya yang dibandingkan adalah rata-rata total biaya terapi antibiotik dengan efektivitas terapi yang dilihat berdasarkan outcome tingkat kesembuhan pasien TB-RO. Dari data persentase kesembuhan dan rata-rata biaya dilakukan penentuan analisis efektivitas biaya dengan metode Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER) untuk melihat terapi antibiotik mana yang cost-effective. Dilakukan pula analisis menggunakan diagram efektivitas-biaya untuk menegaskan hasil yang didapat.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dr. apt. Afifah Machlaurin., S. Farm., M. Sc. Dosen Pembimbing Anggota : apt. Ika Norcahyanti., S. Farm., M. Sc.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3250
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.titleAnalisis Efektivitas Biaya Terapi Antibiotik pada Pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) Di RSUD Blambangan Banyuwangi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ADILA PUSPITA - 212210101161.pdf
Size:
9.35 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: