Implementasi Edukasi Diet(Glycine Max) Pada Penderita Hiperkolesterolemia Yang Mengalami Defisit Pengetahuan DI Wilayah Kerja Upt Puskesmas Rogotrunan
| dc.contributor.author | Septi Abida Sailista | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-02T08:25:13Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-03 | |
| dc.description | Reaploud file repository 2 februari 2026_agus/feren | |
| dc.description.abstract | Kolesterol adalah lipid yang mengalir di dalam darah berwarna kekuningan yang diproduksi oleh hepar, jika melebihi batas normal dapat disebut dengan hiperkolesterolemia. Kenaikan kadar kolesterol dalam darah biasanya dipicu oleh asupan makanan yang mengandung lemak tinggi. Hiperkolesterolemia mengakibatkan gangguan pada aliran darah sehingga dapat membatasi asupan darah ke jantung. Peran keluarga penting dalam perawatan kesehatan keluarga yang sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi edukasi diet (glycine max) pada penderita hiperkolesterolemia untuk menambah pengetahuan dan menurunkan kadar kolestrol. Desain penelitian ini adalah studi kasus pada 1 keluarga binaan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan selama 7 hari di Wilayah Kerja Puskesmas UPT Rogotrunan pada bulan April 2025. Studi kasus mengacu pada asuhan keperawatan keluarga dengan mengaplikasikan intervensi edukasi diet dan dikuatkan dengan pemberian glycine max, metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan melakukan pengecekan kadar kolesterol menggunakan GCU. Data yang didapat diuji keabsahan menggunakan triangulasi. Teknik analisa data meliputi mendeskripsikan kondisi partisipan, implementasi yang diberikan, masalah atau respon partisipan dan hasil implementasi yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa klien mengalami keluhan sejak 3 bulan terakhir, tidak mampu mengenali masalah terutama pada pola pemenuhan makanan yang mengandung tinggi kolesterol. Implementasi diawali dengan wawaancara mengenai tingkat pengetahuan klien lalu dilakukan pemberian edukasi mengenai hiperkolesterolemia disertai dengan pemberian glycine max. Pemberian glycine max sebanyak 250ml dilakukan selama 7 hari berturut-turut. Implementasi keperawatan ini menjadikan keluarga mampu mengenali masalah, merawat anggota keluarga, peningkatan pengetahuan yang semula mendapat skors 40 (sedang) menjadi 90 (tinggi), mengalami penurunan kolesterol dari 277mg/dl menjadi 230mg/dl. Intervensi edukasi diet (glycine max) efektif menambah tingkat pengetahuan klien serta keluarga dan terbukti daapat menurunkan kadar kolesterol. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi strategi pelengkap bagi perawat dalam melakukan home health care keluaga binaan yang mengalami defisit pengetahuan tentang hiperkolesterolemia. Kata kunci: hiperkolesterolemia, edukasi diet (glycine max), defisit pengetahuan | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Ns. R Endro Sulistyono, S.Kep., M.Kep DPA: Dwi Ochta Pebriyanti, S.KM., M.KKK | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1051 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | fakultas keperawatan | |
| dc.subject | edukasi diet | |
| dc.subject | difisit pengetahuan | |
| dc.title | Implementasi Edukasi Diet(Glycine Max) Pada Penderita Hiperkolesterolemia Yang Mengalami Defisit Pengetahuan DI Wilayah Kerja Upt Puskesmas Rogotrunan | |
| dc.type | Other |
