Implementasi Edukasi Diet(Glycine Max) Pada Penderita Hiperkolesterolemia Yang Mengalami Defisit Pengetahuan DI Wilayah Kerja Upt Puskesmas Rogotrunan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas keperawatan
Abstract
Kolesterol adalah lipid yang mengalir di dalam darah berwarna kekuningan
yang diproduksi oleh hepar, jika melebihi batas normal dapat disebut dengan
hiperkolesterolemia. Kenaikan kadar kolesterol dalam darah biasanya dipicu oleh
asupan makanan yang mengandung lemak tinggi. Hiperkolesterolemia
mengakibatkan gangguan pada aliran darah sehingga dapat membatasi asupan
darah ke jantung. Peran keluarga penting dalam perawatan kesehatan keluarga
yang sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi edukasi diet
(glycine max) pada penderita hiperkolesterolemia untuk menambah pengetahuan
dan menurunkan kadar kolestrol.
Desain penelitian ini adalah studi kasus pada 1 keluarga binaan yang dipilih
dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan selama 7 hari di Wilayah
Kerja Puskesmas UPT Rogotrunan pada bulan April 2025. Studi kasus mengacu
pada asuhan keperawatan keluarga dengan mengaplikasikan intervensi edukasi
diet dan dikuatkan dengan pemberian glycine max, metode pengumpulan data
adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan melakukan pengecekan kadar
kolesterol menggunakan GCU. Data yang didapat diuji keabsahan menggunakan
triangulasi. Teknik analisa data meliputi mendeskripsikan kondisi partisipan,
implementasi yang diberikan, masalah atau respon partisipan dan hasil
implementasi yang diberikan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa klien mengalami keluhan sejak 3
bulan terakhir, tidak mampu mengenali masalah terutama pada pola pemenuhan
makanan yang mengandung tinggi kolesterol. Implementasi diawali dengan
wawaancara mengenai tingkat pengetahuan klien lalu dilakukan pemberian
edukasi mengenai hiperkolesterolemia disertai dengan pemberian glycine max.
Pemberian glycine max sebanyak 250ml dilakukan selama 7 hari berturut-turut.
Implementasi keperawatan ini menjadikan keluarga mampu mengenali masalah,
merawat anggota keluarga, peningkatan pengetahuan yang semula mendapat skors
40 (sedang) menjadi 90 (tinggi), mengalami penurunan kolesterol dari 277mg/dl
menjadi 230mg/dl.
Intervensi edukasi diet (glycine max) efektif menambah tingkat
pengetahuan klien serta keluarga dan terbukti daapat menurunkan kadar
kolesterol. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi strategi pelengkap bagi
perawat dalam melakukan home health care keluaga binaan yang mengalami
defisit pengetahuan tentang hiperkolesterolemia.
Kata kunci: hiperkolesterolemia, edukasi diet (glycine max), defisit pengetahuan
Description
Reaploud file repository 2 februari 2026_agus/feren
