Implementasi Program Keluarga Harapan (Pkh) Dalam Mendorong Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat DI Desa Tambakmenjangan, Kabupaten Lamongan
| dc.contributor.author | Endah Kumala Sekar Arum | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-26T04:29:26Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-27 | |
| dc.description | Finalisasi Agustus 2026 Rudi H | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mendorong kemandirian (graduasi mandiri) di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tambakmenjangan, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan. PKH merupakan kebijakan nasional bantuan sosial tunai bersyarat yang tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan finansial, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi rumah tangga miskin, dengan graduasi mandiri sebagai indikator keberhasilan utama program. Namun, tidak ada KPM yang mencapai graduasi mandiri antara tahun 2023 dan 2025. Pada tahun 2026, hanya satu dari 124 KPM di Desa Tambakmenjangan yang berhasil mencapai kemandirian ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pendamping PKH, koordinator PKH kecamatan, kepala desa, dan empat KPM yang dipilih melalui teknik *purposive sampling*. Validitas data ditetapkan melalui triangulasi sumber dan teknik. Pelaksanaan PKH dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III, yang mencakup dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara pendamping dan KPM telah berjalan namun belum sepenuhnya mengubah pola pikir ketergantungan penerima manfaat; sumber daya terkendala oleh beban kerja pendamping yang berat serta ketidaksinkronan data antara aplikasi SIKS-Droid dan sistem pusat; aspek disposisi menunjukkan bahwa pendamping dan pemerintah desa berkomitmen terhadap tujuan program, sementara sebagian besar KPM masih menunjukkan resistensi terhadap graduasi mandiri; dan struktur birokrasi mengungkapkan bahwa koordinasi vertikal antara pelaksana lapangan dan pemerintah pusat masih belum efektif dalam memperbarui data penerima manfaat. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Tambakmenjangan belum optimal dalam mendorong graduasi mandiri, serta merekomendasikan penguatan sinkronisasi data, peningkatan kapasitas pendamping, dan program pemberdayaan ekonomi di tingkat desa. | |
| dc.description.sponsorship | Hermanto Rohman, S.Sos., M.PA. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14403 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Program Keluarga Harapan | |
| dc.subject | implementasi kebijakan | |
| dc.subject | graduasi mandiri. | |
| dc.title | Implementasi Program Keluarga Harapan (Pkh) Dalam Mendorong Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat DI Desa Tambakmenjangan, Kabupaten Lamongan | |
| dc.type | Other |
