Pelanggaran Kesantunan Berbahasa pada Serial Web Gadis Kretek Karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah (Kajian Pragmatik)
| dc.contributor.author | Muhammad Rafi Nur Attalla | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-27T08:02:40Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-16 | |
| dc.description | Reupload Repository 26 Maret Maya | |
| dc.description.abstract | Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu pelanggaran kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh yang ada pada serial web Gadis Kretek. Gadis Kretek merupakan serial web orisinal pertama Indonesia yang tayang pada Platform Streaming Netflix. Serial Gadis Kretek disutradarai Kamila Andini dan Ifa Isfansyah, serial Gadis Kretek pertama tayang pada 2 November 2023. Serial web ini menceritakan seorang tokoh wanita bernama Dasiyah yang memiliki impian membuat resep rokok kreteknya sendiri, akan tetapi dalam jalan untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran tuturan yang dilakukan tokoh-tokoh dalam serial web Gadis kretek, serta menganalisis penyebab dan dampaknya terhadap sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penyediaan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik simak dan catat. Peneliti menyimak dialog tokoh yang terdapat pada serial. Teknik catat digunakan untuk mencatat data berupa bentuk pelanggaran berbahasa pada serial untuk diklasifikasikan ke dalam data. Teknik analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode penyajian informal untuk menyajikan secara tertulis hasil dari penelitian pelanggaran kesantunan berbahasa dalam serial web Gadis Kretek. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini sebagai berikut. Bentuk-bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa yang ditemukan dalam tuturan antar tokoh serial web Gadis Kretek adalah 31 data yang terdiri dari 5 data pelanggaran maksim kebijaksanaan, 9 maksim penghargaan, 3 data maksim kesederhanaan, 13 data kemufakatan, 1 data maksim simpati. Wujud pelanggaran kesantunan berbahasa yang paling banyak ditemukan adalah pelanggaran maksim kemufakatan. Dasiyah selaku tokoh utama kerap mendapatkan konflik penolakan dengan orang-orang di sekitarnya. Orang-orang di sekitar Dasiyah, yakni orang tua dan tokoh lainya kerap melanggar prinsip kesantunan berbahasa maksim kemufakatan ketika bertutur dengan dirinya. Dasiyah dilarang untuk mewujudkan cita-citanya yang ingin membuat resep saus kretek sebab adanya stereotip gender di lingkungannya. Penyebab munculnya pelanggaran kesantunan berbahasa, yakni adanya perbedaan pendapat antar tokoh yang menimbulkan terjadinya konflik. Munculnya konflik dapat menciptakan pelanggaran kesantunan berbahasa pada tuturan antar tokoh di dalamnya. Dasiyah selaku tokoh utama kerap mengalami konflik dengan tokoh lain, hal ini karena kondisi lingkungan di sekitarnya memiliki pemahaman yang berbeda. Stereotip yang ada pada serial Gadis Kretek mengharuskan seorang perempuan seperti Dasiyah untuk melakukan hal-hal yang sudah ditentukan sesuai kesepakatan yang ada, derajat perempuan yang berada di bawah laki-laki mengharuskan seorang perempuan untuk tunduk. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Prof. Dr. Akhmad Sofyan, M.Hum. DPA : Drs. Andang Subaharianto, M.Hum. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5784 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Serial Web | |
| dc.subject | Gadis Kretek Karya Kamila Andini Dan Ifa Isfansyah | |
| dc.subject | Kesantunan Berbahasa | |
| dc.title | Pelanggaran Kesantunan Berbahasa pada Serial Web Gadis Kretek Karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah (Kajian Pragmatik) | |
| dc.type | Other |
