Pelanggaran Kesantunan Berbahasa pada Serial Web Gadis Kretek Karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah (Kajian Pragmatik)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu pelanggaran kesantunan
berbahasa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh yang ada pada serial web Gadis Kretek.
Gadis Kretek merupakan serial web orisinal pertama Indonesia yang tayang pada
Platform Streaming Netflix. Serial Gadis Kretek disutradarai Kamila Andini dan Ifa
Isfansyah, serial Gadis Kretek pertama tayang pada 2 November 2023. Serial web
ini menceritakan seorang tokoh wanita bernama Dasiyah yang memiliki impian
membuat resep rokok kreteknya sendiri, akan tetapi dalam jalan untuk mewujudkan
cita-citanya tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk
pelanggaran tuturan yang dilakukan tokoh-tokoh dalam serial web Gadis kretek,
serta menganalisis penyebab dan dampaknya terhadap sosial.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Teknik penyediaan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik simak dan catat.
Peneliti menyimak dialog tokoh yang terdapat pada serial. Teknik catat digunakan
untuk mencatat data berupa bentuk pelanggaran berbahasa pada serial untuk
diklasifikasikan ke dalam data. Teknik analisis data menggunakan metode padan
ekstralingual. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode penyajian
informal untuk menyajikan secara tertulis hasil dari penelitian pelanggaran
kesantunan berbahasa dalam serial web Gadis Kretek.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini sebagai berikut. Bentuk-bentuk
pelanggaran kesantunan berbahasa yang ditemukan dalam tuturan antar tokoh serial
web Gadis Kretek adalah 31 data yang terdiri dari 5 data pelanggaran maksim
kebijaksanaan, 9 maksim penghargaan, 3 data maksim kesederhanaan, 13 data
kemufakatan, 1 data maksim simpati. Wujud pelanggaran kesantunan berbahasa
yang paling banyak ditemukan adalah pelanggaran maksim kemufakatan. Dasiyah
selaku tokoh utama kerap mendapatkan konflik penolakan dengan orang-orang di sekitarnya. Orang-orang di sekitar Dasiyah, yakni orang tua dan tokoh lainya kerap
melanggar prinsip kesantunan berbahasa maksim kemufakatan ketika bertutur
dengan dirinya. Dasiyah dilarang untuk mewujudkan cita-citanya yang ingin
membuat resep saus kretek sebab adanya stereotip gender di lingkungannya.
Penyebab munculnya pelanggaran kesantunan berbahasa, yakni adanya
perbedaan pendapat antar tokoh yang menimbulkan terjadinya konflik. Munculnya
konflik dapat menciptakan pelanggaran kesantunan berbahasa pada tuturan antar
tokoh di dalamnya. Dasiyah selaku tokoh utama kerap mengalami konflik dengan
tokoh lain, hal ini karena kondisi lingkungan di sekitarnya memiliki pemahaman
yang berbeda. Stereotip yang ada pada serial Gadis Kretek mengharuskan seorang
perempuan seperti Dasiyah untuk melakukan hal-hal yang sudah ditentukan sesuai
kesepakatan yang ada, derajat perempuan yang berada di bawah laki-laki
mengharuskan seorang perempuan untuk tunduk.
Description
Reupload Repository 26 Maret Maya
