Dialektika Pengelolaan Anggaran: Partisipasi Perangkat Desa Dalam Pengelolaan APBDes di Desa X Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Pengelolaan keuangan desa idealnya dijalankan sesuai pembagian tugas formal
sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018,
di mana Kepala Desa berperan sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan
Keuangan Desa (PKPKD) yang berfokus pada fungsi kebijakan dan pengawasan,
sementara pelaksanaan teknis dijalankan oleh Pelaksana Pengelolaan Keuangan
Desa (PPKD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
keterlibatan kepala desa dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Desa (APBDes) di Desa X, sebuah desa yang menunjukkan fenomena unik berupa
keterlibatan kepala desa yang melampaui kewenangan formalnya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer
diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala desa dan perangkat desa
terkait, observasi, serta dokumentasi, dengan keabsahan data diuji melalui kriteria
trustworthiness (credibility, transferability, dependability, confirmability). Analisis
dilakukan melalui perspektif dialektika (tesis, antitesis, sintesis), didukung Teori
Stewardship dan teori norma prinsip anggaran. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa secara formal (tesis), pelaksanaan APBDes di Desa X telah sesuai dengan
tupoksi masing-masing perangkat desa. Namun demikian, ditemukan antitesis
berupa dua bentuk keterlibatan kepala desa, yaitu penggunaan dana pribadi untuk
mendanai kegiatan yang tidak teranggarkan, serta keterlibatan langsung dalam
pelaksanaan dan pengawasan proyek pembangunan. Kedua bentuk keterlibatan ini
terbukti tidak menimbulkan konflik kepentingan maupun penyimpangan,
melainkan diterima secara kolektif sebagai sintesis berupa budaya kerja bersama
yang dilandasi rasa tanggung jawab sosial dan orientasi pada kepentingan
masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tegangan antara rasionalitas
formal dan substantif dalam pengelolaan APBDes justru menghasilkan tata kelola
yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 20 Juli 2026_Kholif Basri
