Perilaku Self Diagnose Kesehatan Mental pada Mahasiswa Pengguna Tiktok di Universitas Jember
| dc.contributor.author | Salsabila.M, Ganesh Zahra | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-28T08:23:24Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-09 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Repositori File 28 Juli 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Isu kesehatan mental saat ini masih menjadi tantangan besar bagi seluruh dunia. Remaja pada rentang usia 18-25 adalah masa transisi remaja akhir menuju dewasa awal yang rentan mengalami gangguan mental dan sebagian besar mahasiswa berada dalam rentang usia tersebut. Seiring meningkatnya prevalensi masalah kesehatan mental pada mahasiswa, muncul fenomena di masyarakat yaitu perilaku “self diagnose” atau mendiagnosa diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek antecedent, behavior, dan consequences dari perilaku self diagnose kesehatan mental pada mahasiswa pengguna Tiktok di Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk mengkaji perilaku self diagnose kesehatan mental berdasarkan konten Tiktok pada mahasiswa di Universitas Jember. Informan dipilih secara purposive yang terdiri dari informan utama yakni mahasiswa aktif Universitas Jember dan pengguna aktif Tiktok serta informan tambahan yakni orang terdekat yang dipercaya oleh informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dianalisis menggunakan NVivo 12 melalui tahap reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan, dengan menjaga kredibilitas melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku self diagnose kesehatan mental pada mahasiswa pengguna Tiktok di Universitas Jember dipengaruhi oleh antecedent terencana yakni intensitas penggunaan Tiktok, jenis konten yang diakses, serta dampak self diagnose meliputi dampak kognitif, dampak afektif, dan dampak behavioral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku self diagnose berdasarkan konten tiktok dipengaruhi aspek antecedent, behavior, dan consequences. Oleh karena itu, diharapkan memperluas jangkauan informan penelitian dan menggunakan jenis pendekatan penelitian lain seperti kuantitatif, atau mix methode. Tujuannya untuk mengidentifikasi pola yang mempengaruhi mahasiswa melakukan perilaku self diagnose berdasarkan konten di Tiktok | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Taufan Asrisyah Ode, S.KM., M.Kes. | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12255 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | kesehatan mental | |
| dc.subject | self diagnose | |
| dc.subject | antecedent | |
| dc.subject | behavior | |
| dc.title | Perilaku Self Diagnose Kesehatan Mental pada Mahasiswa Pengguna Tiktok di Universitas Jember | |
| dc.type | Other |
