Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Berbasis Nilai Nasionalisme untuk Mitigasi Perilaku Bullying pada Materi IPAS kelas IV Sekolah Dasar
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Abstract
Perilaku bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering
dijumpai di lingkungan sekolah dasar dan dapat memberikan dampak negatif
terhadap perkembangan sosial, emosional, maupun akademik peserta didik.
Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, khususnya di SDN Tanggul Wetan 04
namun kasus perundungan masih tetap ditemukan. Kondisi tersebut menunjukkan
bahwa diperlukan strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada
penguasaan materi, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai karakter yang
mendorong peserta didik untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, dan
berperilaku sesuai norma yang berlaku. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan
adalah penggunaan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai
dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Dikembangkan media pembelajaran flashcard berbasis nilai nasionalisme
pada materi IPAS kelas IV, khususnya materi norma dan adat istiadat daerah,
sebagai upaya mitigasi preventif terhadap perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan
untuk menghasilkan media pembelajaran flashcard berbasis nilai nasionalisme
yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran
sekaligus sebagai sarana mitigasi perilaku bullying pada peserta didik kelas IV
sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D)
dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis,
perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan
di SDN Tanggul Wetan 04 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan
subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas IV.
Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, angket validasi,
angket respons siswa, tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test, serta
dokumentasi. Kelayakan produk ditentukan melalui uji kevalidan oleh ahli media,
ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisan diukur melalui respons siswa,
dan keefektifan dianalisis berdasarkan ketuntasan hasil belajar setelah penggunaan
media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang
dikembangkan berhasil memenuhi seluruh kriteria kelayakan. Berdasarkan hasil
validasi, media memperoleh tingkat kevalidan sebesar 95,45% dari ahli media,
92,22% dari ahli materi, dan 91,25% dari ahli bahasa sehingga termasuk dalam
kategori sangat layak untuk digunakan. Setelah melalui tahap revisi sesuai masukan
para validator, media diimplementasikan dalam pembelajaran IPAS kelas IV.
Hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa ketuntasan belajar klasikal
mencapai 85%, dengan 18 dari 21 peserta didik berhasil mencapai nilai di atas
kriteria ketuntasan minimal. Dari aspek kepraktisan, hasil angket respons siswa
memperoleh persentase sebesar 90,95% dengan kategori sangat praktis. Hal
tersebut menunjukkan bahwa media flashcard mudah digunakan, menarik perhatian
siswa, serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan
menyenangkan. Integrasi nilai nasionalisme dalam setiap kartu juga memberikan
pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, tetapi juga
pada pembentukan karakter peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran
flashcard berbasis nilai nasionalisme yang dikembangkan telah memenuhi kriteria
valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas IV
sekolah dasar. Media ini tidak hanya mendukung peningkatan hasil belajar peserta
didik, tetapi juga menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang mampu
menanamkan nilai-nilai nasionalisme sebagai bentuk mitigasi preventif terhadap
perilaku bullying. Oleh karena itu, media pembelajaran ini layak dimanfaatkan oleh
guru sebagai pendukung pembelajaran yang lebih interaktif sekaligus sebagai
mitigasi preventif perilaku bullying siswa di sekolah dasar
Description
Finalisasi Repository Hasyim September 2026
