Peran UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso dalam Proses Pembentukan Interaksi Sosial Lansia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini berjudul “Peran UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha
Bondowoso dalam Proses Perkembangan Interaksi Sosial Lansia” yang
dilatarbelakangi oleh pentingnya kesejahteraan lanjut usia (lansia) yang tidak hanya
mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga aspek mental, sosial, dan
psikologis. Kehidupan lansia di panti sosial menghadirkan dinamika interaksi yang
beragam, mulai dari kerja sama hingga konflik. UPT Pelayanan Sosial Tresna
Werdha Bondowoso sebagai lembaga pelayanan sosial memiliki peran penting
dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi interaksi sosial lansia sehingga
kualitas hidup mereka dapat meningkat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran UPT dalam membentuk
interaksi sosial lansia melalui berbagai program pelayanan sosial. Landasan
teorinya mencakup teori peran, teori interaksi sosial, dan konsep kesejahteraan
lansia menurut para ahli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri
dari kepala UPT, staf pendamping, serta lansia penghuni panti. Analisis data
dilakukan dengan model Miles dan Huberman, sedangkan validitas data diperkuat
melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT Tresna Werdha Bondowoso
berperan melalui sejumlah program seperti bimbingan kesehatan, kerohanian, fisik,
keterampilan, rekreatif, serta kegiatan sosial lain yang mendorong terbentuknya
interaksi sosial positif. Interaksi lansia di panti ini tampak dalam bentuk kerja sama,
akomodasi, dan asimilasi yang mempererat hubungan antarindividu. Namun
demikian, dinamika negatif juga muncul berupa persaingan, kontravensi, dan pertentangan yang sesekali menimbulkan konflik antar penghuni. Peran UPT dapat
dilihat dalam tiga dimensi, yakni peran normatif yang dijalankan sesuai aturan dan
norma, peran ideal yang merefleksikan harapan agar lansia tetap produktif dan
mandiri, serta peran faktual yang menggambarkan pelaksanaan nyata di lapangan,
meskipun seringkali terbatas oleh jumlah tenaga pendamping dan sarana yang ada.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa UPT Tresna Werdha
Bondowoso memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung interaksi sosial
lansia, baik melalui kegiatan sehari-hari maupun program pembinaan yang
terstruktur. Interaksi sosial yang terbentuk berpengaruh positif terhadap kesehatan
mental, emosional, dan kesejahteraan sosial lansia. Namun, keterbatasan sumber
daya manusia dan munculnya konflik antar penghuni masih menjadi tantangan yang
perlu diperhatikan. Peneliti merekomendasikan agar UPT menambah jumlah tenaga
pendamping, memperbanyak kegiatan interaktif, serta melibatkan keluarga dan
masyarakat dalam mendukung keberlangsungan hidup lansia. Dukungan dari
pemerintah dalam bentuk kebijakan dan anggaran juga sangat diperlukan agar
upaya peningkatan kesejahteraan lansia di panti sosial dapat berjalan lebih optimal.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 27
