Peran Tata Rias dan Busana untuk Menciptakan Identitas Visual pada Karakter Tokoh Dani dalam Film Horor Midsommar

dc.contributor.authorKhaula Safina Salami
dc.date.accessioned2026-02-05T07:11:05Z
dc.date.issued2025-06-06
dc.descriptionReupload Repository 5 Februari 2026_Hasim
dc.description.abstractMidsommar adalah film horor psikologis yang dirilis tahun 2019, disutradarai oleh Ari Aster. Film ini menawarkan pendekatan visual yang tidak biasa pada genre horor, dengan menghadirkan pencahayaan terang, warna cerah, dan kostum tradisional yang kontras dengan tema kekerasan dan kengerian. Penelitian ini menyoroti peran tata rias dan busana dalam membentuk identitas visual tokoh Dani serta menciptakan atmosfer horor psikologis dalam film tersebut. Karakter Dani tampil melalui perjalanan emosional yang ditunjukkan secara visual melalui perubahan riasan dan kostumnya, dari sosok yang rapuh hingga menjadi figur ritualistik dalam komunitas pagan. Penelitian menggabungkan teori mise-en-scène dari Bordwell dan Thompson, serta teori karakter tiga dimensi dari Lajos Egri untuk menganalisis elemen visual seperti tata rias dan busana bekerja mendukung pembangunan karakter. Aspek mise-en-scène yang digunakan meliputi setting, kostum, tata rias, pencahayaan, dan pementasan. Sementara itu, karakter Dani dianalisis melalui pendekatan fisiologis, sosiologis, dan psikologis yang saling mendukung pembentukan identitas visual tokoh secara utuh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan membagi analisis ke dalam enam adegan utama yang menampilkan perkembangan karakter Dani secara bertahap. Pembagian dilakukan berdasarkan dinamika visual yang mencerminkan konflik internal karakter serta simbolisasi naratif yang muncul dalam adegan-adegan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias dan busana bukan hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga memainkan peran penting dalam menyampaikan transformasi psikologis Dani. Busana putih yang dihiasi bunga serta riasan natural dengan ekspresi kosong menggambarkan transisi Dani dari keterpurukan menuju penerimaan dalam lingkaran kekerasan ritual. Estetika yang kontras antara kecerahan visual dan horor yang tersembunyi justru memperkuat sensasi mencekam secara psikologis bagi penonton. Tata rias dan busana dalam Midsommar secara efektif mendukung penciptaan identitas visual tokoh utama sekaligus mengungkap kengerian dengan cara yang tidak konvensional.
dc.description.sponsorshipDPU : Soekma Yeni Astuti, S.Sn., M.Sn. DPA : Ni Luh Ayu Sukmawati, S.Pd., M.Hum.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1809
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectTata Rias
dc.subjectBusana
dc.subjectMise-en-scène
dc.subjectIdentitas Visual
dc.titlePeran Tata Rias dan Busana untuk Menciptakan Identitas Visual pada Karakter Tokoh Dani dalam Film Horor Midsommar
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Khaula Safina Salami - 210110401082.pdf
Size:
404.24 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: