Pengaruh Penyaluran Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Baznas dan Pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2022-2023
| dc.contributor.author | Siti Sofiyatun Nisak | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-03T03:49:23Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-12 | |
| dc.description | Reupload file repository 3 Februari 2026_Arif/Halima | |
| dc.description.abstract | Pengaruh Penyaluran Dana Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) Baznas dan Pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota Terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2022–2023; Siti Sofiyatun Nisak; 210810102024; 2025; Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember. Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan sosial dan ekonomi yang masih menjadi tantangan utama di Provinsi Jawa Timur, meskipun daerah ini memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi yang cukup besar. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan untuk menekan angka kemiskinan adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS), serta meningkatkan pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran dana ZIS BAZNAS dan pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur pada periode 2022–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan memanfaatkan aplikasi EViews 12, serta dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan pengujian koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran dana ZIS BAZNAS memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Artinya, semakin besar dana ZIS yang disalurkan, maka tingkat kemiskinan cenderung mengalami penurunan. Demikian pula, pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, di mana peningkatan pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota dapat menurunkan angka kemiskinan di wilayah tersebut. Meskipun demikian, nilai koefisien determinasi yang diperoleh dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut hanya mampu menjelaskan sebagian kecil variasi tingkat kemiskinan. Oleh karena itu, diperlukan kajian terhadap faktor-faktor lain yang turut memengaruhi kemiskinan guna mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara lebih optimal di Provinsi Jawa Timur. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Prof. Dr. Mohammad Saleh, S.E., M.Sc. DPA: Abdul Fatah, Lc., M.SEI. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1217 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Zakat | |
| dc.subject | Infaq | |
| dc.subject | Pendapatan Perkapita | |
| dc.title | Pengaruh Penyaluran Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Baznas dan Pendapatan Perkapita Kabupaten/Kota terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2022-2023 | |
| dc.type | Other |
