Pengaruh Serat Ranting Bambu Ori pada Karakteristik Beton Silinder
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kebutuhan beton sebagai material konstruksi terus meningkat, namun
kelemahannya pada kekuatan tarik dan lentur serta dampak lingkungan dari bahan
tradisional memerlukan solusi inovatif. Penelitian ini mengkaji penggunaan serat
ranting bambu ori (Bambusa arundinacea), bahan alami yang melimpah, murah,
dan berkelanjutan, untuk meningkatkan performa mekanis beton. Variasi serat
sebesar 0%, 0,3%, 0,4%, dan 0,5% diuji terhadap kekuatan tekan, tarik belah, dan
lentur beton. Hasil menunjukkan bahwa beton dengan serat bambu pada variasi
0,4% menghasilkan kekuatan tekan optimal sebesar 32,35 MPa, meningkat 14%
dibandingkan beton tanpa serat (28,39 MPa). Kekuatan tarik belah meningkat 7,8%
pada variasi 0,3% (2,90 MPa) menunjukkan peran serat dalam meningkatkan
kohesi beton. Pada variasi 0,5%, kekuatan lentur meningkat hingga 23,5% ( 3,73
MPa ). Namun, performa beton dengan serat bambu hanya mencapai 30%-40% dari
kekuatan beton berserat baja. Meski demikian, serat bambu memiliki keunggulan
berupa ketersediaan yang melimpah, keberlanjutan, dan biaya yang lebih ekonomis
dibandingkan serat baja. Beton dengan serat bambu dapat memenuhi kebutuhan
kekuatan beton hingga 40%-50% dari performa beton berbahan serat sintetis atau
baja, menjadikannya pilihan yang layak untuk konstruksi skala kecil hingga
menengah, khususnya di wilayah pedesaan atau proyek dengan fokus pada
keberlanjutan. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan
beton berbasis serat alami dalam mendukung praktik konstruksi berkelanjutan.
Description
Reupload Repository 9 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
