Pembuatan Minuman Fungsional Berbahan Baku Serbuk Aloe vera dan Herbal

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Aloe barbadensis Miller merupakan tanaman yang memiliki senyawa bioaktif yang paling banyak digunakan dalam industri makanan dan farmasi. Penelitian ini dilakukan untuk pembuatan serbuk lidah buaya dengan menggunakan oven dan microwave pada berbagai suhu dan energi, serta pembuatan minuman fungsional lidah buaya-herbal yang terformulasi dengan ekstrak kunyit, kayu manis, dan jahe merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap karakteristik fisikokimia serbuk lidah buaya, karakterisasi sifat fisikokimia dan sensori minuman fungsional lidah buaya-herbal untuk menentukan formula terbaik. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan analisis statistik data dengan ANOVA taraf signifikansi 95%. Secara keseluruhan serbuk lidah buaya B2 (oven 75oC) memiliki sifat fisikokimia yang lebih baik dari segi warna, rendemen, kadar air, kelarutan, dan swelling power. Namun, pengeringan microwave mampu mempertahankan kualitas bahan daripada oven yang ditandai dengan tingginya nilai aktivitas antioksidan pada perlakuan A1 (45 watt) sebesar 20,288% RSA. Sifat fisikokimia minuman fungsional lidah buaya-herbal yang terformula dengan ekstrak kunyit/kayu manis/jahe merah memiliki pH 7, total padatan terlarut berada di angka 15 – 17 oBrix, serta nilai kecerahan L* berkisar di antara 62 – 73 yang mengindikasikan cerah. Minuman yang terformula dengan 0,5 gr serbuk lidah buaya, madu, dan ekstrak kayu manis merupakan formula terbaik dengan nilai aktivitas antioksidan >40% RSA, memiliki sensori kekentalan dan rasa yang disukai, kejernihan dan aroma cukup disukai, serta total polifenolnya 30,063 mg GAE/g.

Description

reeapload repository maret 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By