Efektivitas Media Video Edukasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan dan Penularan TB pada Siswa Sekolah Dasar (Studi di SDN Kepatihan 01)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
TB merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis serta dapat menginfeksi segala usia termasuk anak-
anak. Jumlah kasus TB di Indonesia menduduki peringkat kedua serta menjadi
penyumbang kematian yang cukup tinggi. Kabupaten Jember menjadi peringkat
kedua dengan penemuan kasus TB anak terbanyak di Jawa Timur pada tahun
2022. Selain itu, jumlah kasus TB anak di Kabupaten Jember meningkat pada
tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan Permenkes RI
No. 67 Tahun 2016 tertera bahwa penanggulangan TB dapat dilakukan dalam
bentuk kegiatan yang bersifat promotif dan preventif dengan bantuan media.
Peneliti menggunakan media elektronik berupa media video edukasi terkait TB
dan upaya pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas
penggunaan media video edukasi terkait TB dalam meningkatkan pengetahuan
dan sikap terhadap pencegahan penularan TB.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi
eksperimental design yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok
kontrol serta menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design.
Kelompok eksperimen diberikan intervensi berupa media video edukasi terkait
TB, sedangkan kelompok kontrol diberikan intervensi berupa leaflet TB
Kemenkes. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 5 di SDN Kepatihan 01
Kabupaten Jember dengan jumlah sampel sebanyak 56 siswa. Instrumen
pengambilan data berupa pretest dan posttest yang dijawab oleh kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat
dan analisis bivariat dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden pada kelompok eksperimen
dan kelompok kontrol berusia 10-12 tahun dan sebagian besar responden berusia
11 tahun. Mayoritas responden pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
berjenis kelamin perempuan. Seluruh responden belum atau tidak pernah terpapar
video edukasi TB sebelumnya. Terdapat perbedaan pengetahuan setelah diberikan
intervensi berupa media video edukasi pada kelompok eksperimen dan tidak
terdapat perbedaan pengetahuan setelah diberikan intervensi berupa media leaflet
TB Kemenkes pada kelompok kontrol. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan sikap setelah diberikan intervensi berupa media video edukasi
pada kelompok eksperimen dan media leaflet TB Kemenkes pada kelompok
kontrol. Penelitian ini juga didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan
pengetahuan dan sikap antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol
dan nilai mean rank atau rata-rata peringkat posttest pengetahuan dan sikap pada
kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol sehingga dapat
diartikan bahwa media video edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan
dan sikap pencegahan penularan TB pada siswa kelas 5 di SDN Kepatihan 01
Kabupaten Jember.
Saran dari penelitian ini yaitu bagi instansi terkait, seperti SDN Kepatihan
01, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan dapat memberikan edukasi mengenai
TB anak menggunakan media video edukasi yang telah dibuat oleh peneliti serta
dapat menggunakan media edukasi lain di lingkungan sekolah terkait penyakit
lainnya. Saran bagi FKM UNEJ dapat menggunakan media video edukasi yang
telah dibuat oleh peneliti sebagai referensi mata kuliah Teknologi Pengembangan
Media dan bagi peneliti selanjutnya dapat memperdalam materi dalam video
edukasi mengenai soal-soal yang tidak mengalami peningkatan jawaban serta
dapat melakukan penelitian dengan variabel pengetahuan, sikap, dan tindakan
yang mencakup wilayah Kabupaten Jember lebih luas.
Description
Reupload FIle Repositori 19 Februari 2026_Rudi H/Ardi
