Analisis Fungsi Ginjal Pascainjeksi Variasi Dosis Protein Rekombinan CIDRα-PfEMP1 sebagai Kandidat Vaksin Malaria pada Tikus Wistar
| dc.contributor.author | Muhammad Zulfikri Ali Sya’bana | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-28T01:50:33Z | |
| dc.date.issued | 2025-10-08 | |
| dc.description | Reupload file repository 28 Januari 2026_Ratna | |
| dc.description.abstract | Malaria menjadi beban kesehatan global yang signifikan. Salah satu penyebab malaria berat adalah Plasmodium falciparum, hal tersebut mendorong vaksinasi untuk mencegah malaria berat. Protein rekombinan CIDR1α-PfEMP1 merupakan kandidat vaksin tahap eritrositik yang penting karena perannya dalam mekanisme malaria berat dengan menawarkan target alternatif dari vaksin yang ada saat ini. Meskipun kandidat vaksin ini terbukti mampu menginduksi respons imun tetapi masih terdapat potensi risiko keamanan, yang mana aktivasi imun yang kuat dapat menyebabkan kerusakan organ yang tidak diinginkan. Salah satu organ yang dapat mengalami hal tersebut adalah ginjal. Jejas pada ginjal dapat diakibat oleh kompleks imun dan inflamasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menganalisis keamanan kandidat vaksin CIDR1α-PfEMP1 pada fungsi ginjal. Secara spesifik, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perbedaan parameter serum kreatinin dan Blood Urea Nitrogen (BUN) pada tikus Wistar setelah pemberian variasi dosis protein rekombinan. Penelitian ini berdesain true experimental dengan penelitian repeated posttest only control group design. Hewan coba yang digunakan sebanyak enam belas ekor tikus Wistar (Rattus novergicus) jantan dengan pembagian sebanyak empat kelompok. Proses diawali dengan sterilisasi, ekstraksi, purifikasi, dan visualisasi protein rekombinan CIDR1α-PfEMP1. Protein yang telah tervisualisasi pada SDS-PAGE diukur konsentrasinya menggunakan Bradford protein assay. Protein rekombinan CIDR1α-PfEMP1 diinjeksi persubkutan dengan tiga dosis berbeda setiap kelompok perlakuan yaitu 75 μg dengan adjuvan, 150 μg dengan adjuvan, dan 300 μg dengan adjuvan, serta terdapat kelompok kontrol dengan injeksi NaCl 0,9%. Injeksi dilakukan dua kali pada hari ke-0 dan 28 dengan pengambilan sampel intraorbital pada hari ke-3, 10, 31, dan 42. Kadar serum kreatinin dan BUN diukur menggunakan spektrofotometer. Penelitian ini menggunakan analisis statistik uji Kruskall Wallis H dan Friedman untuk membandingkan data antar kelompok dan melihat perubahannya seiring waktu. Selain itu, perhitungan rasio BUN/kreatinin juga dilakukan untuk memperkirakan penyebab dari kenaikan kadar serum yang terjadi. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya perbedaan kadar serum kreatinin dan BUN pascainjeksi protein rekombinan CIDR1α-PfEMP1 pada keseluruhan antar kelompok maupun antar waktu (p>0.05). Hasil ini menyiratkan bahwa kenaikan nilai dapat disebabkan oleh faktor fisiologis umum pada hewan coba, seperti status hidrasi atau stres, daripada efek toksik langsung dari kandidat vaksin pada struktur ginjal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kandidat vaksin malaria berbasis protein rekombinan CIDR1α-PfEMP1 aman pada model tikus Wistar. Kesimpulan fundamental ini ditarik berdasarkan hasil konsisten yang mana tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada parameter kunci fungsi ginjal, yaitu serum kreatinin dan BUN. Stabilitas kedua parameter ini dilihat secara kuat, baik saat dibandingkan antar kelompok perlakuan dengan dosis bervariasi maupun saat dianalisis dari waktu ke waktu. Profil keamanan ini terbukti konsisten di seluruh rentang dosis yang diujikan dan selama periode pengamatan 42 hari, yang mencakup keseluruhan strategi imunisasi primer dengan adjuvan CFA dan booster dengan IFA | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Dr. dr. Rena Normasari, M.Biomed | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/503 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Ginjal | |
| dc.subject | Injeksi | |
| dc.subject | Malaria | |
| dc.title | Analisis Fungsi Ginjal Pascainjeksi Variasi Dosis Protein Rekombinan CIDRα-PfEMP1 sebagai Kandidat Vaksin Malaria pada Tikus Wistar | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- MUHAMMAD ZULFIKRI ALI SYA'BANA - 222010101010.pdf
- Size:
- 2.39 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
