Pengaruh Model Self Directed Learning terhadap Self Efficacy dan Creative Thinking Skill Peserta didik dalam Pembelajaran Sejarah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Keterampilan abad 21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreatif,
komunikatif dan kolaboratif (4Cs) penting dimiliki oleh peserta didik. Keterampilan
tersebut, sejalan dengan tujuan kurikulum merdeka yaitu membentuk individu
menjadi manusia yang mampu bersosialisasi, bersikap mandiri dan berani
menyampaikan pendapat. Strategi untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah
melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran. Terkait hal tersebut, pendidik
perlu membangun self efficacy dan creative thinking skill dalam diri siswa. Self
efficacy merupakan kepercayaan terhadap kemampuan diri untuk terlibat dalam
kegiatan di kelas dan mencapai hasil belajar yang diinginkan, sedangkan berpikir
kreatif melatih peserta didik untuk menemukan ide baru dalam mencapai tujuan
pembelajaran. Fakta menunjukkan self efficacy dan creative thinking skills peserta
didik dalam pembelajaran sejarah tergolong rendah. Self directed learning (SDL)
sebagai model pembelajaran inovatif dinilai mampu meningkatkan self efficacy dan
kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian terdahulu menemukan bahwa
self efficacy adalah komponen kunci dari self directed learning sehingga
implementasi model self directed learning mampu meningkatkan kepercayaan diri
siswa terhadap kemampuan mereka dalam mengendalikan pembelajaran. Penelitian
lain menemukan penerapan model self directed learning di kelas mampu
meningkatkan creative thinking skills peserta didik. Siswa dengan kesiapan self
directed cenderung memunculkan ide baru dan unik yang berbeda dengan orang lain.
Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh signifikan
penggunaan model self directed learning terhadap self efficacy dan creative thinking
skill peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian ini adalah
memverifikasi pengaruh penggunaan model self directed learning terhadap self
efficacy dan creative thinking skill peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Desainpenelitian ini adalah kuasi eksperimen nonequivalent control group design. Populasi
penelitian terdiri dari kelas XI.1 sampai XI. 11 dengan jumlah siswa 387. Sampel
penelitian diambil dari jumlah populasi sebanyak 144 siswa melalui uji homogenitas
populasi dan menghitung rerata nilai PAS sejarah. Penelitian ini menggunakan teknik
kuesioner, tes dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Teknik analisis data
menggunakan uji ANCOVA berbantuan Software SPSS 25 for Windows.
Hasil uji ancova self efficacy pada kolom corrected model menunjukkan nilai
sig. 0,000 (0,000 < 0,05), maka secara simultan pretest dan model pembelajaran
memiliki pengaruh terhadap self efficacy peserta didik. Berikutnya hasil kolom
model pembelajaran menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (0,000 < 0,05) sehingga
H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji ancova creative thinking skill pada kolom
corrected model menunjukkan nilai sig. 0,000 (0,000 < 0,05), maka secara simultan
pretest dan model pembelajaran memiliki pengaruh terhadap creative thinking skill
peserta didik. Berikutnya, hasil kolom model pembelajaran menunjukkan nilai
signifikansi 0,000 (0,000 < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan
hasil tersebut disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model self
directed learning terhadap self efficacy dan creative thinking skill peserta didik
dalam pembelajaran sejarah.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang sudah dipaparkan saran
dalam penelitian ini adalah model self directed learning bagi peserta didik
diharapkan mampu menjadi alternatif model pembelajaran inovatif yang sesuai
dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan peserta didik. Model self directed
learning bagi pendidik diharapkan menjadi referensi untuk meningkatkan
kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang merupakan
bagian penting dalam pembelajaran abad 21.
Description
Reupload file repository 23 februari 2026_agus/feren
