Aktivitas Antioksidan, Nilai Total Fenolik, Flavonoid, dan konsentrasi SPF 15 dari Tiga Bagian Tanaman Bisbul (Diospyros blancoi)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Tanaman bisbul merupakan tanaman anggota famili Ebenaceae yang berupa
pohon atau perdu. Organ tanaman ini seperti daun, dan daging buahnya banyak
dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Penelitian lain juga membuktikan organorgan tanaman ini kaya akan kandungan fenolik, dan flavonoid. Keberadaan kedua
golongan senyawa tersebut merupakan faktor utama kuatnya efek peredaman
radikal bebas (antioksidan) dan peredaman radiasi UV oleh sinar matahari yang
berbahaya bagi manusia. Adanya gugus kromofor pada struktur molekulnya
membuat flavonoid dan fenolik dapat mendonorkan proton dari gugus hidroksilnya
(-OH) untuk menghentikan efek merugikan oleh senyawa radikal bebas. Di sisi lain
senyawa flavonoid dan fenolik yang telah mendonorkan protonnya akan mengalami
delokalisasi elektron di gugus benzena sehingga kedua senyawa tersebut tidak
bersifat radikal.
Uji kualitatif dilakukan dengan uji fitokimia pada ekstrak etanol 96% organ
daging buah, biji dan daun tanaman bisbul. Uji ini dilakukan untuk memetakan
kandungan metabolit sekunder apa saja yang terdapat di ketiga organ tanaman
bisbul. Uji kuantitatif dilakukan pada 2 golongan senyawa yang berperan besar
pada efek antioksidan dan peredaman radiasi UV-B, yaitu golongan senyawa
fenolik dan flavonoid. Uji kandungan total flavonoid (TFC) dilakukan dengan
metode AlCl3 menggunakan larutan standar kuersetin, sementara uji kandungan
total fenolik (TPC) dilakukan dengan metode Folin-Ciocalteu dengan larutan asam
galat sebagai standar. Uji antioksidan (IC50) dilakukan menggunakan metode DPPH
(2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan Uji SPF (EC15) dilakukan menggunakan
metode Mansur
Description
Finalisasi oleh agus 6 Agustus 2026
