Implementasi Rubber Ball Grip pada Pasien Stroke Nonhemoragik dengan Gangguan Mobilitas Fisik di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Stroke masih menjadi penyebab kematian dan kecacatan nomor tiga di
dunia. Dari seluruh stroke, 80% merupakan stroke non hemoragik. Gangguan pada
sistem saraf akibat stroke dapat menyebabkan hilangnya kontrol gerakan secara
sadar, yang memicu hemiparesis, dan menyebabkan masalah keperawatan
gangguan mobilitas fisik. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengatasi
gangguan mobilitas fisik yaitu rubber ball grip. Tujuan tugas akhir ini yaitu
mengeksplorasi implementasi rubber ball grip pada pasien stroke non hemoragik
dengan gangguan mobilitas fisik di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Laporan tugas akhir ini menggunakan desain studi kasus. Partisipan dalam
penelitian ini yaitu Tn. S yang dirawat di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto
Lumajang dengan stroke non hemoragik (CVA Infark), composmentis, mengalami
hemiparesis kiri, mengalami masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik, dan
bersedia menjadi partisipan.
Hasil studi kasus menunjukkan partisipan memenuhi 100% tanda gejala
mayor dan dua gejala minor gangguan mobilitas fisk. Intervensi yang diberikan
kepada Tn. S. yaitu rubber ball grip yang dilakukan 1 kali dalam sehari dengan
durasi 10-15 menit selama 7 hari.
Hasil implementasi rubber ball grip menunjukkan bahwa tujuan tercapai
dengan kriteria evaluasi pergerakan ekstremitas atas meningkat, kekuatan otot
meningkat menjadi 3, rentang gerak (ROM) meningkat 750 pada fleksi siku, gerakan
terbatas menurun dan kelemahan fisik menurun sehingga mobilitas fisik meningkat.
Dari hasil studi ini menunjukkan bahwa latihan rubber ball grip dapat
meningkatkan kekuatan otot yang mengalami hemiparesis namun perlu waktu yang
agak panjang. Oleh karena itu diharapkan perawat dapat menerapkan latihan rubber
ball grip pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik
sebagai intervensi pendukung untuk meningkatkan kekuatan otot. Bagi peneliti
selanjutnya disarankan untuk melakukan implementasi dengan waktu observasi
yang lebih panjang untuk peningkatan kekuatan otot yang lebih optimal serta
dikombinasikan dengan pengaturan diit rendah garam dan rendah lemak. Bagi
partisipan dan keluarga diharapkan dapat melakukan latihan rubber ball grip secara
rutin dan mandiri di rumah agar hasil lebih maksimal.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
