Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum PDAM Di Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso
| dc.contributor.author | Karina Arianti | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-28T03:19:33Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-18 | |
| dc.description | Reupload file repositori 28 januari 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Air merupakan kebutuhan pokok sehari-hari, dengan permintaan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri. Pemerintah Indonesia telah menargetkan 100% akses terhadap air minum yang aman, namun hingga akhir tahun 2023, cakupan layanan PDAM di Kabupaten Bondowoso baru mencapai 2,5%. Kecamatan Grujugan merupakan salah satu wilayah yang belum terlayani. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem distribusi air minum di Kecamatan Grujugan serta mengestimasi biaya pembangunannya. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer (elevasi lahan, kondisi lapangan) dan data sekunder (debit air baku, peta, statistik penduduk, dan standar harga satuan daerah), kemudian dilakukan analisis data secara kuantitatif. Tahapan perencanaan mencakup analisis wilayah, proyeksi jumlah penduduk, estimasi kebutuhan air, desain jaringan perpipaan, serta penyusunan rencana anggaran biaya. Sistem dirancang untuk memenuhi prinsip-prinsip kualitas layanan, yaitu menjamin ketersediaan kuantitas yang cukup, kualitas air yang baik, kontinuitas pasokan, dan keterjangkauan biaya, dengan tetap mempertimbangkan kondisi topografi dan sebaran penduduk. Proyeksi menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kecamatan Grujugan akan mencapai 42.988 jiwa pada tahun 2044. Perencanaan sistem distribusi air minum difokuskan pada lima desa prioritas: Grujugan Kidul, Dawuhan, Dadapan, Kabuaran, dan Taman. Total kebutuhan air rata-rata mencapai 15,56 L/s, dengan kebutuhan jam puncak sebesar 27,24 L/s. Jaringan pipa yang direncanakan memiliki panjang sekitar 29.869,703 meter. Debit sumber air diperkirakan sebesar 8 L/s, berasal dari tiga titik sumur yang direncanakan berdasarkan interpretasi awal, karena pengeboran dan uji pompa belum dilakukan. Estimasi biaya pembangunan sistem ini adalah sekitar Rp 7.343.080.000. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan layanan air minum di wilayah yang belum terlayani. | |
| dc.description.sponsorship | DPU; Ir. Wiwik Yunarni Widiarti, S.T., M.T. DPA: Ibu Cantika Almas Fildzah,S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/546 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Perencanaan Sistem | |
| dc.subject | Penyediaan Air Minum PDAM | |
| dc.title | Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum PDAM Di Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso | |
| dc.type | Other |
