Analisis Kebijakan Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) di Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

fakultas ilmu kesehatan masyarakat

Abstract

Cerminan kesehatan suatu bangsa dapat dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Untuk itulah diperlukan perhatian khusus dari pemerintah dan semua pihak terkait kesehatan ibu dan anak. Hal ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan generasi sehat, cerdas dan berkualitas di masa yang akan datang. Dalam periode tahun 2014 hingga tahun 2018 Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Tuban dilaporkan masih fluktuatif. Kematian bayi di tahun 2014 tercatat sebanyak 186 kasus, mengalami kenaikan di tahun 2015 menjadi 225 kasus, di tahun 2016 dan tahun 2017 mengalami penurunan yang signifikan yaitu menjadi 219 dan 109 kasus, namun di tahun 2018 kembali mengalami kenaikan menjadi 158 kasus. Untuk mengatasi fluktuatifnya Angka Kematian Bayi (AKB), pemerintah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban berkomitmen bersama-sama untuk mensukseskan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). Komitmen ini tertuang dalam sebuah kebijakan Keputusan Bupati Tuban Nomor 188.45/109/KPTS/414.012/2011 tentang Penetapan Tim Audit Perinatal/Neonatal (AMP) Kabupaten Tuban. Keberhasilan suatu kebijakan dipengaruhi oleh berbagai indikator seperti perencanaan, komunikasi, target sasaran dan implementasi. Serta hal ini tidak terlepas dari unsur politik dan pengambilan keputusan, karena dengan dukungan politik dan pengambilan keputusan yang tepat dapat menciptakan prediksi (perkiraan yang tepat) di masa yang akan datang guna mengatasi permasalahan yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan mixed methods dan menggunakan analisis metode Dunn (1998). Analisis metode Dunn (1998) merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis kebijakan dengan lima tahapan (perumusan masalah, peramalan, rekomendasi, pemantauan dan evaluasi). Mixed methods dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan wawancara pada tiga informan utama dan hasil wawancara akan digunakan untuk menyusun perumusan masalah. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk menilai peramalan (forecasting) dan rekomendasi solusi (recommendation) terkait permasalahan kebijakan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) untuk masa yang akan datang. Hasil rumusan masalah yang diperoleh dari wawancara bersama informan utama menunjukkan masih kurangnya komunikasi efektif antar petugas pelaksana (petugas puskesmas dengan petugas rumah sakit). Sehingga hal ini berisiko terhadap fluktuatifnya Angka Kematian Bayi (AKB). Hasil akhir peramalan (forecasting) yaitu fluktuatifnya Angka Kematian Bayi (AKB) disebabkan karena kurangnya komunikasi efektif antar petugas pelaksana. Hasil akhir dari rekomendasi (recommendation) adalah memberikan pelatihan dan mengadakan pertemuan rutin. Pertemuan dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali karena mengingat pertemuan hanya dilakukan setiap satu tahun sekali. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi efektif antar petugas pelaksana guna mensukseskan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). Saran yang dapat diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban adalah diharapkan dapat mengadakan pertemuan dan pelatihan terkait komunikasi efektif. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas. Khususnya dalam upaya memaksimalkan komunikasi efektif antar petugas kesehatan. Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan Angka Kematian Bayi (AKB), melakukan penelitian lebih lanjut tentang penyebab bayi lahir sebelum waktunya, melanjutkan program PERMATA “Persalinan Aman dan Tetata” serta melakukan monitoring dan evaluasi setiap tiga bulan sekali dan melakukan pelaporan rutin agar dapat memantau dan mengatahui hasil perkembangan dari kegiatan yang telah dilakukan untuk mencegah terjadinya fluktuatifnya Angka Kematian Bayi (AKB).

Description

reupload file repository 15 april 2026 izza/toufik

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By