Pengaruh Ekstraksi Polisakarida Dari Ampas Tebu Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi Flokulasi Dalam Menurunkan Kekeruhan
| dc.contributor.author | Naila Faricha Maulida | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-27T03:26:30Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-10 | |
| dc.description | Reupload file repository 27 Februari 2026_Ratna | |
| dc.description.abstract | Kualitas air bersih semakin menurun akibat tingginya tingkat pencemaran salah satunya ditandai dengan meningkatnya kekeruhan air. Kekeruhan disebabkan oleh partikel tersuspensi yang sulit diendapkan tanpa bantuan proses pengolahan seperti koagulasi flokulasi. Meskipun koagulan sintesis lebih cukup efektif, penggunaanya dapat berdampak buruk bagi Kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu dibutuhkan alternatif koagulan alami yang lebih aman dan ekonomis seperti ampas tebu yang mengandung senyawa lignoselulosa berupa selulosa dan hemi selulosa yang berpotensi sebagai bahan aktif dalam proses koagulasi. Penelitian ini menggunakan ampas tebu dari limbah pedagang minuman di sekitar Universitas Jember yang kemudian diproses melalui pencucian, pengeringan, penggilingan, dan delignifikasi menggunakan larutan NaOH dengan variasi konsentrasi 2M, 2,5M, dan 3M. Proses delignifikasi bertujuan menghilangkan lignin agar selulosa dan hemiselulosa lebih mudah diekstraksi. Karakterisasi dilakukan menggunakan metode Chesson-Datta untuk menentukan komposisi lignoselulosa serta FTIR untuk mengamati perubahan gugus fungsi kimia. Kinerja biokoagulan diuji menggunakan metode jar test dengan pengadukan cepat, pengadukan lambat, dan sedimentasi, pada dua variasi kekeruhan awal yaitu 50 NTU dan 190 NTU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak polisakarida dari ampas tebu yang didelignifikasi dengan NaOH efektif sebagai koagulan alami. Dosis optimum yang diperoleh adalah 100 ppm untuk air berkekeruhan 50 NTU dengan efisiensi penurunan 90%, dan 140 ppm untuk air 190 NTU dengan efisiensi 92%, terutama pada NaOH 2,5M. FTIR menunjukkan peningkatan gugus hidroksil (–OH) dan penurunan lignin yang memperkuat mekanisme interparticle bridging antar partikel. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah ampas tebu dapat diolah menjadi biokoagulan yang ramah lingkungan, efisien, dan bernilai ekonomis dalam mendukung pengolahan air bersih berkelanjutan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Ir. Ririn Endah Badriani, S.T., M.T., DPA : Ir. Audiananti Meganandi Kartini, S.Si., M.T., IPP., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4803 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Ampas Tebu | |
| dc.subject | Proses Koagulasi Flokulasi | |
| dc.subject | Kekeruhan | |
| dc.title | Pengaruh Ekstraksi Polisakarida Dari Ampas Tebu Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi Flokulasi Dalam Menurunkan Kekeruhan | |
| dc.type | Other |
