Pengaruh Ekstraksi Polisakarida Dari Ampas Tebu Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi Flokulasi Dalam Menurunkan Kekeruhan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kualitas air bersih semakin menurun akibat tingginya tingkat pencemaran
salah satunya ditandai dengan meningkatnya kekeruhan air. Kekeruhan disebabkan
oleh partikel tersuspensi yang sulit diendapkan tanpa bantuan proses pengolahan
seperti koagulasi flokulasi. Meskipun koagulan sintesis lebih cukup efektif,
penggunaanya dapat berdampak buruk bagi Kesehatan dan lingkungan. Oleh
karena itu dibutuhkan alternatif koagulan alami yang lebih aman dan ekonomis
seperti ampas tebu yang mengandung senyawa lignoselulosa berupa selulosa dan
hemi selulosa yang berpotensi sebagai bahan aktif dalam proses koagulasi.
Penelitian ini menggunakan ampas tebu dari limbah pedagang minuman di
sekitar Universitas Jember yang kemudian diproses melalui pencucian,
pengeringan, penggilingan, dan delignifikasi menggunakan larutan NaOH dengan
variasi konsentrasi 2M, 2,5M, dan 3M. Proses delignifikasi bertujuan
menghilangkan lignin agar selulosa dan hemiselulosa lebih mudah diekstraksi.
Karakterisasi dilakukan menggunakan metode Chesson-Datta untuk menentukan
komposisi lignoselulosa serta FTIR untuk mengamati perubahan gugus fungsi
kimia. Kinerja biokoagulan diuji menggunakan metode jar test dengan pengadukan
cepat, pengadukan lambat, dan sedimentasi, pada dua variasi kekeruhan awal yaitu
50 NTU dan 190 NTU.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak polisakarida dari ampas tebu
yang didelignifikasi dengan NaOH efektif sebagai koagulan alami. Dosis optimum
yang diperoleh adalah 100 ppm untuk air berkekeruhan 50 NTU dengan efisiensi
penurunan 90%, dan 140 ppm untuk air 190 NTU dengan efisiensi 92%, terutama
pada NaOH 2,5M. FTIR menunjukkan peningkatan gugus hidroksil (–OH) dan
penurunan lignin yang memperkuat mekanisme interparticle bridging antar
partikel. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah ampas tebu dapat diolah
menjadi biokoagulan yang ramah lingkungan, efisien, dan bernilai ekonomis dalam
mendukung pengolahan air bersih berkelanjutan.
Description
Reupload file repository 27 Februari 2026_Ratna
