Menurunkan Risiko dan Meningkatkan Kinerja Bank Syariah di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh shariah compliance, struktur modal syariah, dan struktur pembiayaan syariah terhadap kinerja Bank Syariah. Pengukuran kinerja Bank Syariah yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran Sharia Conformity and Profitability (SCnP) Model yang diukur dengan menggabungkan dua variabel, yaitu kepatuhan terhadap sistem syariah atau sharia conformity dan profitabilitas atau profitability. Meskipun terdapat penelitian yang menemukan bahwa shariah compliance, struktur modal syariah, dan pembiayaan syariah dapat meningkatkan kinerja Bank Syariah, hasil ini masih terdapat pertanyaan terkait bagaimana variabel-variabel tersebut terdapat hubungan yang baik dengan kinerja Bank Syariah sehigga hal ini menimbulkan indikasi bahwa terdapat variabel lain, yaitu variabel risiko Bank Syariah sebagai variabel intervening karena risiko memiliki peran yang dapat menentukan dalam berbagai hubungan eksternal, operasional, dan kepatuhan sehingga dapat dengan mudah mengidentifikasi area yang perlu perbaikan untuk mencapai kinerja Bank Syariah yang optimal. Dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Shariah Enterprise Theory (SET) dan teori agensi syariah. Penerapan shariah compliance sesuai dengan teori SET untuk meningkatkan ke percayaan nasabah yang nantinya juga akan berpengaruh untuk meminimalisir risiko yang akan terjadi, di mana hal ini menjadi wujud pertanggungjawabannya kepada stakeholder dalam meminimalisir adanya risiko untuk meningkatkan kinerja Bank Syariah. Kemudian penerapan struktur modal dan pembiayaan syariah sesuai dengan teori agensi syariah, di mana semua permasalahan agensi dalam struktur modal dan pembiayaan dapat diatasi dengan etika bisnis Islam untuk mememinimalisir risiko dan meningkatkan kinerja Bank syariah.Penelitian ini menerapkan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode explanatory research. Metode purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini, sehingga sampel penelitian yang digunakan terdapat 10 Bank Umum Syariah dengan kurun waktu 6 tahun dari tahun 2018-2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang digunakan berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh melalui website masing-masing bank. Teknik analisis jalur atau path analisys digunakan untuk menguji hipotesis pada penelitian ini dengan menggunakan aplikasi Smart Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa shariah compliance berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja Bank Syariah, struktur modal syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Syariah, struktur pembiayaan syariah berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja Bank Syariah, risiko Bank Syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Syariah, shariah compliance tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko Bank Syariah, struktur modal syariah berpengaruh positif signifikan terhadap risiko Bank Syariah, struktur pembiayaan syariah berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko Bank Syariah, shariah compliance tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Syariah melalui risiko Bank Syariah sebagai variabel mediasi, struktur modal syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Syariah melalui risiko Bank Syariah sebagai variabel mediasi, dan struktur pembiayaan syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Syariah melalui risiko Bank Syari ah sebagai variabel mediasi.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 09

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By