Kehidupan Keluarga Tukang Becak di Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bermula dari melihat adanya tukang becak di Kabupaten
Jember dengan banyaknya alat transportasi yang semakin canggih mengakibatkan
pendapatan pengayuh tidak tetap, sehingga membuat tukang becak harus
memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, yang juga dibantu oleh istrinya untuk
bertahan hidup dalam menghadapi kemiskinan. Sejalan dengan permasalahan
dengan hal yang telah dijabarkan diatas maka penelitian ini menggunakan teori
kemiskinan menurut Lewis dan juga konsep fenomenologi untuk mengkaji
fenomena yang terjadi, peneliti melihat adanya keluarga yang mampu bertahan
hidup meski termasuk ke dalam perekonomian menengah bawah terutama
keluarga tukang becak di Slawu salah satu kelurahan yang berada ditengah
perkotaan Jember. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pekerjaan sebagai
tukang becak merupakan sumber penghasilan utama bagi keluarga tukang becak.
Lokasi pangkalan yang dipilih juga jalanan yang memang tidak dilalui oleh
kendaraan umum lainnya. Adapun pekerjaan sampingan yang dilakukan oleh
tukang becak diantaranya kuli bangunan, serta service peralatan rumah tangga.
Sedangkan istri-istrinya membantu memenuhi perekonomian keluarga dengan
menjadi pembantu rumah tangga, sebagai buruh perempuan, membuka usaha
kecil, ikut arisan, serta mencari upahan. Akan tetapi, ketika pemasukan ekonomi
keluarga nihil, maka berhutang menjadi sebuah kebiasaan yang membudaya bagi
keluarga tersebut.
Meskipun sudah berada pada perekonomian rendah, keluarga tukang becak
dalam penelitian ini tetap berbagi kepada tetangga maupun saudaranya, baik itu
berbagi makanan ataupun uang yang memang nominalnya sedikit. Keluarga
tukang becak yang dikaji dalam penelitian ini juga tidak pernah mengeluh dengan
apa yang dialaminya, justru lebih banyak bersyukur dengan apa yang dialaminya,
justru lebih banyak bersyukur dengan apa yang telah terjadi dan dialaminya.
Pandangan yang selalu mengambil sisi positif dari setiap permasalahan membuat
keluarga tukang becak lebih menerima keadaan, akan tetapi sisi buruknya sikap
yang demikian pasif mengakibatkan mobilitas tukang becak rendah. Hal ini juga
menjadikan tukang becak untuk tidak lagi mengharapkan bantuan terhadap
pemerintah.
Description
Reupload Repositori File 19 Mei 2026_Kholif Basri
Approved by Teddy
