Gerakan Antidiskriminasi Rasial Pascapenembakan Nahel Merzouk di Perancis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Sebuah gerakan sosial besar dalam menuntut keadilan atas diskriminasi
rasial telah terjadi di Perancis. Gerakan ini merupakan bentuk respons masyarakat
atas penembakan yang dilakukan oleh seorang polisi terhadap remaja keturunan
imigran bernama Nahel Merzouk. Gerakan berlangsung selama 8 hari sejak
tanggal 27 Juni 2023 hingga tanggal 5 Juli 2023 yang terjadi di 553 kota di
Perancis. Peristiwa ini menjadi jawaban atas rangkaian tindakan diskriminasi
rasial yang selama ini terjadi di Perancis khususnya terhadap imigran. Selama ini
praktik diskriminasi rasial tidak pernah mendapat respon besar dari masyarakat,
namun penembakan Nahel yang juga merupakan praktik serupa berhasil
mendapatkan respons yang berbeda dan bahkan memicu terjadinya aksi protes
yang menjadi salah satu aksi terbesar yang pernah terjadi di Perancis.
Penulis menggunakan teori proses politik dalam penelitian ini untuk
menemukan
penyebab
terjadinya
gerakan
antidiskriminasi
rasial
pascapenembakan Nahel Merzouk di Perancis. Teori ini terbagi dalam enam
faktor yaitu peluang politik, organisasi pribumi, pembebasan kognitif, peran
budaya dalam gerakan sosial, protes yang bersifat multi-level, serta peran dunia
internasional yang empat diantaranya digunakan oleh penulis sebagai dasar
analisis dalam penelitian ini. Penulis juga menggunakan pendekatan kualitatif
dalam penelitian ini dengan metode pengumpulan data berupa studi pustaka. Data
yang diperoleh dan dianalisis oleh penulis dengan teknik deskriptif kualitatif
dengan keabsahan yang diperoleh penulis dari pendekatan intersubjective
agreement atau kesepakatan intersubjektif.
Penelitian ini menemukan bahwa penembakan Nahel Merzouk berada
pada momentum terbaik untuk dapat menciptakan gerakan sosial. Latar belakang
Nahel sebagai seorang imigran menjadi sebuah peluang politik. Peluang politik ini
kemudian digunakan oleh sebagian orang untuk menciptakan sebuah gerakan
yang terdiri atas para imigran yang selama ini terpinggirkan di Perancis dan sebagian masyarakat yang kecewa terhadap pemerintahan yang berjalan. Gerakan
ini juga terjadi secara multi-level atau mengalami tingkatan berjenjang dari
tingkatan administratif terendah hingga tertinggi di Perancis. Dunia internasional
juga memberikan dukungannya melalui berbagai organisasi internasional maupun
solidaritas dari masyarakat di negara-negara lain.
Description
Reaploud Repository February_agus
