Pengembangan Bahan Ajar Membaca Berbasis Pendekatan Kontekstual Materi Teks Narasi Kelas IV SDN Kebonagung 02 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IV di sekolah dasar (SD) termasuk
dalam fase B. Salah satu elemen fase B yaitu membaca. Capaian pembelajaran
elemen membaca kelas IV yaitu peserta didik mampu memahami pesan dan
informasi kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak
atau elektronik. Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung
pada teks informasi dan mampu menjelaskan permasalahan yang dihadapi tokoh
cerita pada teks narasi. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks
yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik.
Berdasarkan hasil wawancara diperoleh informasi bahwa guru
menjelaskan materi hanya menggunakan buku teks yang diberikan oleh
kemendikbud. Buku teks bahasa Indonesia kelas IV Bab 1 memuat materi teks
narasi. Beberapa peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami kata baru
yang mereka temukan pada teks dan merasa sulit memahami isi bacaan.
Penggunaan buku teks yang materinya masih bersifat umum membuat peserta
didik kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan. Guru membutuhkan
bahan ajar berupa buku penunjang untuk mendukung proses pembelajaran.
Penggunaan buku penunjang dapat membuat peserta didik lebih mudah
memahami materi pembelajaran. Desain buku penunjang disesuaikan dengan
perkembangan peserta didik dan berkaitan dengan lingkungan sekitar.
Pengimplementasian lingkungan sekitar mampu menambah daya tarik peserta
didik dalam pembelajaran. Penyusunan bahan ajar berbasis kontekstual dapat
membantu peserta didik lebih mudah menguraikan ide dan gagasannya, karena
pernah melihat langsung objek dalam kehidupan sehari-hari. Rumusan masalah
penelitian ini yaitu “bagaimanakah proses pengembangan, validitas, efektivitas,
dan kepraktisan bahan ajar membaca berbasis pendekatan kontekstual materi teks
narasi kelas IV SDN Kebonagung 02 Jember?”
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan model R&D
(research and development) oleh Borg & Gall. Sampel dalam penelitian ini adalah
peserta didik kelas IV SDN Kebonagung 02 Jember semester genap tahun
pelajaran 2025/2026. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
ini, yaitu wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi.
Proses pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan kontekstual dalam
penelitian pengembangan menggunakan 8 tahapan dari 10 tahapan penelitian Borg
& Gall, yaitu: (1) penelitian pendahuluan; (2) perencanaan pengembangan produk;
(3) pengembangan desain produk awal; (4) validasi desain produk; (5) revisi
produk awal; (6) uji coba penggunaan; (7) revisi produk pengembangan; dan (8)
uji coba keefektifan. Hal ini karena, penelitian ini hanya untuk menguji
keefektifan produk, tanpa adanya produk massal.
Hasil analisis data validasi oleh 3 validator yaitu ahli media, ahli bahasa,
dan ahli materi memperoleh skor sebesar 88,19 dengan kategori sangat layak
untuk diuji cobakan. Uji keefektifan produk menggunakan nilai tes hasil belajar
peserta didik memperoleh skor sebesar 85,71% dengan kategori sangat efektif
untuk digunakan. Kepraktisan produk dari hasil angket respon peserta didik
memperoleh skor sebesar 82,43 dengan kategori sangat efektif dan praktis
digunakan dalam proses pembelajaran.
Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa
secara keseluruhan pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan kontekstual
materi teks narasi dapat dijadikan alternatif guru dalam proses pembelajaran.
Saran dalam penelitian ini, hendaknya produk yang dikembangkan dapat
digunakan dengan baik dalam proses pembelajaran sehingga tercapai tujuan
pembelajaran yang diharapkan, serta hasil penelitian dapat menjadi ide dalam
melaksanakan penelitian selanjutnya yang sejenis. Perlu diperhatikan bahwa
dalam penyusunan buku harus disesuaikan dengan perkembangan peserta didik.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri
