Implementasi Strategi Program UMKM Naik Kelas Dalam Banyuwangi Rebound di Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan seperti apa
yang dilakukan oleh Pemerintah Banyuwangi dalam menjalankan program UMKM
Naik Kelas. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sebagai penyelenggara program
perlu memiliki strategi yang tepat untuk dapat menaikkan dan mengembangkan
para pelaku usaha utamanya yang masih merintis dan usaha kecil yang dimiliki oleh
warga Banyuwangi. Keterpurukan ekonomi pasca pandemic covid-19 membuat
pemerintah bertanggung jawab untuk membuat berbagai inovasi untuk
menanggulanginya. Banyuwangi Rebound hadir sebagai slogan baru dengan 3
fokus utama untuk pemulihan Kabupaten Banyuwangi yakni tangani pandemi,
pulihkan ekonomi, merajut harmoni. Menariknya, dalam 3 fokus ini berjalan
beriringan dan pemulihan ekonomi sebagai ujung tombak pemulihan kembali
Kabupaten Banyuwangi dari keterpurukan. Memanfaatkan UMKM menjadi salah
satu terobosan pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menghidupkan dan
meningkatkan kembali roda perekonomian. Strategi pengelolaan yang baik dan
tepat diperlukan untuk konsisten meraih target dan mencapai tujuan pemerintah
dalam mewujudkan UMKM Naik Kelas.
Penelitian ini menggunakan grand teori dari Nugraha (2007) tentang
manajemen strategis yang definisinya adalah serangkaian keputusan dan tindakan
mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh
jajaran suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut.
Manajemen Strategis dibagi atas dua kegiatan yang saling berkaitan, yaitu
perencanaan strategis dan pelaksanaan strategis dimana dalam UMKM Naik Kelas
melakukan kedua kegiatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan menjadi perencana, pelaksana dan
pengelola program tersebut bersama dengan stekholder terkait.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang
bertempat pada kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi dan Kantor Bappeda Kabupaten Banyuwangi. Sumber data bersumber
dari data primer dan sekunder. Penetapan informan berdasarkan teknik purposive
sampling dan teknik snowball dengan jumlah 6 orang informan. Metode
pengumpulan data menggunakan empat macam teknik yaitu observasi, wawancara,
dokumentasi, dan trangulasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan
triangulasi teknik untuk melakukan kevalidan dan pengecekan data secara jenuh.
Metode analisis menggunakan metode model Miles dan Huberan (1994) dengan
tiga analisis yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi dan pengelolaan yang
dilakukan oleh Pemerintah Banyuwangi cukup bervariasi dan beragam mulai dari
pemberdayaan, sosialisasi, bantuan permodalan, pendampingan promosi. Antusias
warga dan keragaman inilah yang menjadi kekuatan pemerintah Kabupaten
Banyuwangi. Keterlibatan stekholder eksternal untuk membantu pencapaian tujuan
UMKM Naik Kelas juga penting dan berjalan dengan baik, hal ini dijadikan sebagai
peluang pemerintah untuk terus melanjutkan dan menumbuhkan program ini.
Description
Reupload file repositori 12 februari 2026_PKL Fani/Firli
