Peran Ketua Kelompok Tani dalam Penerapan Pupuk Organik pada Budidaya Cabai Rawit di Kelompok Tani Sumber Tani 12 Desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso
| dc.contributor.author | Aliza Febrianti Mafinanik | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-13T01:41:35Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-23 | |
| dc.description | Reaploud Repository 13 April-agus | |
| dc.description.abstract | Penerapan pupuk organik sangat dipengaruhi oleh arahan dan dukungan dari seorang pemimpin, khususnya ketua kelompok tani. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis peran ketua kelompok tani dalam penerapan pupuk organik serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh anggota kelompok dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive method yang terdiri dari 1 ketua, 13 anggota, dan 1 orang Penyuluh Pertanian Lapang (PPL). Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis data Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan melakukan pengecakan data dari beberapa sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penghubung yang dilakukan ketua yaitu menjadi jembatan informasi antara anggota kelompok dengan PPL, peternak, dan konsumen. Peran kepala dengan menjaga kekompakan dan mengurus legalitas pupuk organik. Peran memonitor dengan memantau dan mengumpulkan informasi mengenai pupuk organik. Peran diseminasi dengan menyebarluaskan informasi mengenai pupuk organik kepada anggota. Peran juru bicara dengan menyampaikan informasi mengenai kebutuhan kelompok kepada pihak luar. Peran kewirausahaan dengan memperkenalkan inovasi baru kepada anggota. Peran penyelesaian gangguan dengan mengatasi konflik yang terjadi di kelompok. Peran alokator sumber sumber dengan mengatur keterlibatan anggota, pembagian bahan pengurai, penggunaan alat produksi, dan memberi harga khusus bagi anggota. Peran negosiator dengan melakukan negosiasi dengan pihak PPL, konsumen, dan pemerintah desa. Adapun kendala yang dihadapi anggota yaitu kendala alam seperti musim hujan yang menghambat proses pengeringan bahan baku, tidak adanya alat pengering, kurangnya pemahaman anggota, dan keterbatasan bahan baku. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Sri Subekti, M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6832 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Kelompok tani | |
| dc.subject | peran | |
| dc.subject | pemimpin | |
| dc.subject | pupuk organik | |
| dc.title | Peran Ketua Kelompok Tani dalam Penerapan Pupuk Organik pada Budidaya Cabai Rawit di Kelompok Tani Sumber Tani 12 Desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso | |
| dc.type | Other |
