Studi Taksonomi Porifera Non-Keratosa di Pantai Tampora, Situbondo, Jawa Timur
| dc.contributor.author | Dini Puji Lestari | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-09T01:17:44Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-19 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 09 Juni 2026_Kholif Basri :: Finalisasi Repositori File 9 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Porifera merupakan hewan berpori yang memiliki keanekaragaman tinggi di dunia maupun di Indonesia. Selain memiliki keanekaragaman tinggi, Porifera berperan penting dalam berbagai bidang, diantaranya bidang ekologi, farmasi, kosmetik, dan industri. Porifera berdasarkan ada tidaknya spikula terbagi menjadi 2, yaitu keratosa dan non-keratosa. Porifera non-keratosa merupakan porifera yang memiliki spikula sebagai penyusun rangkanya. Habitat Porifera sangat beragam, mulai dari terumbu karang, padang lamun, dan ekosistem mangrove. Pantai Tampora merupakan kawasan pantai yang memiliki perairan jernih, pasir putih, tebing bebatuan, dan terdapat ekosistem mangrove. Kondisi perairan tersebut berpotensi untuk mendukung pertumbuhan Porifera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi genus Porifera non-keratosa yang ditemukan di Pantai Tampora, Situbondo. Lokasi penelitian yang digunakan sebagai tempat pengambilan spesimen Porifera non-keratosa yaitu di zona intertidal Pantai Tampora, Situbondo. Koleksi spesimen dilakukan dengan menggunakan metode jelajah saat kondisi surut. Identifikasi dan preparasi spesimen dilakukan di sub Laboratorium Zoologi, Universitas Jember. Identifikasi dilakukan dengan mengamati karakter morfologi makroskopis yang meliputi warna, bentuk pertumbuhan, ostia, oskulum, konsistensi, sedangkan untuk karakter mikroskopisnya meliputi tipe spikula dan tipe jaringan. Hasil pengamatan dibandingkan dengan literatur dari buku Sponguide, Systema Porifera, dan World Porifera Database, serta divalidasi oleh Prof. Dr.rer.nat. Edwin Setiawan, S.Si., Bio.Cur., M.Sc. Hasil pengamatan ditemukan sebanyak 6 spesimen, yang berasosiasi dengan akar mangrove diantaranya Chalinula, Biemna, Spheciospongia, Haliclona, Tedania dan ada yang menempel di karang yaitu Paratetilla. Penelitian ini menemukan 3 genus tambahan yang belum dilaporkan dari penelitian sebelumnya, yaitu genus Chalinula, Tedania, dan Paratetilla. Berdasarkan pengamatan makroskopis dan mikroskopis, spesimen Porifera yang didapatkan menunjukkan keragaman morfologi yang meliputi variasi bentuk pertumbuhan, konsistensi, bentuk dan distribusi oskulum serta ostia. Kesamaan antar genus yang ditemukan yaitu pada bahan penyusun spikulanya. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Porifera non-keratosa yang ditemukan di Pantai Tampora, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sebanyak 6 spesimen. Spesimen tersebut terdiri atas 5 ordo, 5 famili, dan 6 genus. Genus yang ditemukan diantaranya Chalinula, Biemna, Spheciospongia, Haliclona, Tedania, Paratetilla. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dra. Susantin Fajariyah, M.Si Dosen Pembimbing Anggota: -- | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8317 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam | |
| dc.subject | Porifera | |
| dc.subject | hewan berpori | |
| dc.subject | keratosa | |
| dc.subject | dan non-keratosa | |
| dc.title | Studi Taksonomi Porifera Non-Keratosa di Pantai Tampora, Situbondo, Jawa Timur | |
| dc.type | Other |
