Studi Taksonomi Porifera Non-Keratosa di Pantai Tampora, Situbondo, Jawa Timur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Porifera merupakan hewan berpori yang memiliki keanekaragaman tinggi
di dunia maupun di Indonesia. Selain memiliki keanekaragaman tinggi, Porifera
berperan penting dalam berbagai bidang, diantaranya bidang ekologi, farmasi,
kosmetik, dan industri. Porifera berdasarkan ada tidaknya spikula terbagi menjadi
2, yaitu keratosa dan non-keratosa. Porifera non-keratosa merupakan porifera yang
memiliki spikula sebagai penyusun rangkanya. Habitat Porifera sangat beragam,
mulai dari terumbu karang, padang lamun, dan ekosistem mangrove. Pantai
Tampora merupakan kawasan pantai yang memiliki perairan jernih, pasir putih,
tebing bebatuan, dan terdapat ekosistem mangrove. Kondisi perairan tersebut
berpotensi untuk mendukung pertumbuhan Porifera. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui komposisi genus Porifera non-keratosa yang ditemukan di Pantai
Tampora, Situbondo.
Lokasi penelitian yang digunakan sebagai tempat pengambilan spesimen
Porifera non-keratosa yaitu di zona intertidal Pantai Tampora, Situbondo. Koleksi
spesimen dilakukan dengan menggunakan metode jelajah saat kondisi surut.
Identifikasi dan preparasi spesimen dilakukan di sub Laboratorium Zoologi,
Universitas Jember. Identifikasi dilakukan dengan mengamati karakter morfologi
makroskopis yang meliputi warna, bentuk pertumbuhan, ostia, oskulum,
konsistensi, sedangkan untuk karakter mikroskopisnya meliputi tipe spikula dan
tipe jaringan. Hasil pengamatan dibandingkan dengan literatur dari buku
Sponguide, Systema Porifera, dan World Porifera Database, serta divalidasi oleh
Prof. Dr.rer.nat. Edwin Setiawan, S.Si., Bio.Cur., M.Sc.
Hasil pengamatan ditemukan sebanyak 6 spesimen, yang berasosiasi
dengan akar mangrove diantaranya Chalinula, Biemna, Spheciospongia, Haliclona,
Tedania dan ada yang menempel di karang yaitu Paratetilla. Penelitian ini
menemukan 3 genus tambahan yang belum dilaporkan dari penelitian sebelumnya,
yaitu genus Chalinula, Tedania, dan Paratetilla. Berdasarkan pengamatan
makroskopis dan mikroskopis, spesimen Porifera yang didapatkan menunjukkan
keragaman morfologi yang meliputi variasi bentuk pertumbuhan, konsistensi,
bentuk dan distribusi oskulum serta ostia. Kesamaan antar genus yang ditemukan
yaitu pada bahan penyusun spikulanya.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah Porifera non-keratosa yang
ditemukan di Pantai Tampora, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sebanyak 6
spesimen. Spesimen tersebut terdiri atas 5 ordo, 5 famili, dan 6 genus. Genus yang
ditemukan diantaranya Chalinula, Biemna, Spheciospongia, Haliclona, Tedania,
Paratetilla.
Description
Reupload Repositori File 09 Juni 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 9 Juni 2026_Kurnadi
