Faktor Yang Berhubungan dengan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Dadap Kuning Kabupaten Gresik

dc.contributor.authorTiara Nabilah
dc.date.accessioned2026-02-02T07:54:09Z
dc.date.issued2025-06-11
dc.descriptionReupload File Repositori 2 Februari 2026_ Teddy/Hendra
dc.description.abstractSecara global, Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Komplikasi kehamilan dan persalinan merupakan penyebab langsung kematian ibu. Meskipun telah terjadi penurunan AKI secara nasional, angka ini masih cukup tinggi dan belum mencapai target RPJMN dan SDGs. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan Angka Kematian Ibu adalah dengan menjamin agar setiap ibu dapat mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas salah satunya antenatal care. Kurangnya kunjungan antenatal care dapat membahayakan ibu maupun janinnya karena tidak terdeteksinya tanda bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kunjungan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Dadap Kuning, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross￾sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Dadap Kuning Kabupaten Gresik dengan sampel sebanyak 77 ibu hamil. Variabel yang diteliti meliputi faktor predisposisi (usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan), faktor pemungkin (dukungan suami dan dukungan petugas kesehatan), dan faktor kebutuhan (riwayat penyakit). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terkait karakteristik responden, pengetahuan, dukungan sumi, dan dukungan petugas kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam usia tidak berisiko (20–35 tahun), dengan tingkat pendidikan SMA/Sederajat, tidak bekerja, memiliki tingkat pengetahuan tinggi, mendapat dukungan yang baik dari suami dan petugas kesehatan, serta sebagian besar ibu hamil tidak memiliki riwayat penyakit. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (OR= 3,613; 95% CI= 1,182-11,044; p= 0,042), tingkat pengetahuan (OR= 4,906; 95% CI= 17,27-13,939; p= 0,005), dan dukungan suami (OR=3,644; 95% CI= 1,279-10,386; p= 0,027) dengan kunjungan antenatal care. Variabel paritas (OR= 3,789; 95% CI= 1,097-13,087; p = 0,052), pendidikan (OR=1,105; 95% CI= 0,362-3,372; p= 1,000), pekerjaan (OR=0,807; 95% CI= 0,313-2,083; p= 0,839), dukungan petugas kesehatan (OR=2,211; 95% CI= 0,721- 6,774; p = 0,266), dan riwayat penyakit (OR= 1,302; 95% CI= 0,408-4,149; p= 0,885) tidak terdapat hubungan dengan kunjungan antenatal care. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa untuk meningkatkan angka cakupan kunjungan ANC di wilayah Puskesmas Dadap Kuning, diperlukan intervensi berbasis edukasi dan dukungan sosial. Edukasi dapat disampaikan melalui media yang menarik dan mudah dipahami, seperti video edukatif berdurasi 3–5 menit yang menjelaskan tahapan ANC, yang dapat ditayangkan di ruang tunggu puskesmas. Peran suami perlu diperkuat dengan dilibatkan dalam setiap tahap pelayanan ANC, bisa melalui program edukasi bulanan di tingkat desa yang melibatkan suami dalam diskusi mengenai peran mereka selama kehamilan.
dc.description.sponsorshipDPU : Andrei Ramani, SKM., M.Kes DPA : Nurul Ulya Luthfiyana, S.ST., M.KM.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1023
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectAKI
dc.subjectKunjungan Antenatal Care
dc.titleFaktor Yang Berhubungan dengan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Dadap Kuning Kabupaten Gresik
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
TIARA NABILAH - 182110101064.pdf
Size:
583.86 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: