Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di SDN Rambipuji 02 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam sistem
pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar sebagai fase awal pembentukan
kepribadian peserta didik. Penguatan karakter tidak hanya dilakukan melalui
pembelajaran intrakurikuler, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler yang
memberikan pengalaman belajar secara langsung dan kontekstual. Kegiatan
ekstrakurikuler dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti
disiplin, tanggung jawab, kerja sama, empati, dan percaya diri melalui interaksi
sosial dan praktik nyata. Fenomena degradasi moral seperti rendahnya empati,
perilaku perundungan, dan kurangnya kontrol diri pada siswa semakin menegaskan
pentingnya implementasi pendidikan karakter secara terintegrasi dalam aktivitas
sekolah. Dalam konteks ini, SDN Rambipuji 02 Jember menjadi lokasi yang relevan
karena sekolah tersebut mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana
pembinaan karakter siswa.
Selain itu, pemilihan SDN Rambipuji 02 sebagai lokasi penelitian juga
didasarkan pada informasi awal yang diperoleh dari alumni sekolah serta beberapa
warga di sekitar lingkungan sekolah yang menyampaikan bahwa kegiatan
ekstrakurikuler di sekolah tersebut memberikan dampak positif, seperti kebiasaan
siswa datang tepat waktu, tertib mengikuti kegiatan, serta mematuhi aturan tanpa
harus selalu diingatkan oleh guru. Siswa juga menunjukkan tanggung jawab melalui
kesiapan membawa perlengkapan, menjaga kebersihan setelah kegiatan, dan
menyelesaikan tugas yang diberikan pembina, serta mampu bekerja sama dengan
baik dalam kegiatan kelompok. Kebiasaan tersebut turut tercermin dalam
kehidupan sehari-hari di luar sekolah, seperti membantu orang tua di rumah,
menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, berpartisipasi dalam kegiatan
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
x
masyarakat, serta bersikap sopan santun dan peduli terhadap orang lain, sehingga
menjadi dasar bagi peneliti untuk mengkaji lebih mendalam implementasi
pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler di SDN
Rambipuji 02 Jember, serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung dan
menghambat pelaksanaannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi
kepala sekolah, pembina ekstrakurikuler, dan siswa. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi
kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data
dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik sehingga data yang diperoleh
memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter
melalui kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah
menetapkan jenis kegiatan, jadwal, serta nilai karakter yang akan dikembangkan.
Pada tahap pelaksanaan, nilai karakter ditanamkan melalui pembiasaan,
keteladanan pembina, serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan. Tahap evaluasi
dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan sikap dan perilaku siswa.
Nilai karakter yang berkembang berbeda sesuai dengan karakteristik kegiatan, di
mana pramuka menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian
sosial; marching band mengembangkan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta
percaya diri; sedangkan pantomim menumbuhkan kreativitas, empati, percaya diri,
dan sikap saling menghargai.
Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya faktor pendukung dan
penghambat dalam implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan
ekstrakurikuler. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, peran aktif
pembina ekstrakurikuler, serta antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan.
Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pelaksanaan,
keterbatasan sarana dan prasarana, serta kendala cuaca yang memengaruhi kegiatan
di luar ruangan. Meskipun demikian, kegiatan ekstrakurikuler tetap menjadi sarana
yang efektif dalam menanamkan nilai karakter secara nyata dan berkelanjutan .
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan
ekstrakurikuler memiliki peran strategis dalam implementasi pendidikan karakter
di sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan mampu
menanamkan nilai-nilai karakter secara efektif melalui pengalaman langsung siswa,
sehingga berdampak pada pembentukan perilaku positif dalam kehidupan seharihari. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah terus mengoptimalkan pengelolaan
kegiatan ekstrakurikuler, pembina meningkatkan inovasi dalam pembinaan
karakter, siswa lebih aktif berpartisipasi, serta peneliti selanjutnya dapat
mengembangkan kajian dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan yang
berbeda guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
