Analisis Pengaruh Geometri Kampuh dan Arus Las SMAW Terhadap Kekuatan Tarik Sambungan Baja Ss400 Menggunakan Metode Taguchi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan material logam dengan mencairkan sebagian logam induk maupun logam pengisi menggunakan sumber panas untuk membentuk ikatan metalurgi yang kuat. Salah satu metode yang umum diaplikasikan adalah Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parameter arus pengelasan, sudut kampuh, dan root gap terhadap kekuatan tarik sambungan las SMAW pada baja karbon rendah SS400 setebal 4 mm. Eksperimen dirancang menggunakan pendekatan Taguchi dan dievaluasi melalui analisis statistik ANOVA. Variasi parameter meliputi arus (55, 65, 75 A), sudut kampuh (50°, 60°, 70°), serta root gap (0,5; 1,0; 1,5 mm). Pengujian spesimen mengacu pada standar ASTM E8/E8M untuk uji tarik, didukung oleh evaluasi metalografi dan fraktografi. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik tertinggi mencapai 472,95 MPa pada kombinasi arus 55 A, sudut 60°, dan root gap 1 mm. Berdasarkan analisis ANOVA, sudut kampuh menjadi faktor penentu yang paling signifikan terhadap kekuatan tarik. Secara teknis, root gap 1 mm terbukti sebagai celah optimum, sedangkan variasi arus menunjukkan tren kekuatan non-linear akibat perubahan heat input. Hasil fraktografi menunjukkan spesimen dengan kekuatan optimal mengalami patahan pada logam induk (base metal), sementara spesimen berkekuatan rendah terputus di area las akibat cacat incomplete root penetration.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By