Determinasi Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Pertumbuhan ekonomi telah dianggap sebagai paradikma utama dalam
pembangunan suatu negara, tetapi pertumbuhan ekonomi saja tidak cukup,
pembangunan manusia juga dibutuhkan sebagai tolok ukur keberhasilan
pembangunan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan untuk menilai
kualitas hidup manusia melalui tiga dimensi utama: pendidikan, kesehatan, dan
standar hidup layak. Dalam konteks Indonesia, meskipun IPM nasional
menunjukkan tren meningkat di setiap tahunnya, akan tetapi masih terdapat
disparitas yang signifikan antar provinsi. Ketidakmerataan akses pendidikan dan
akses layanan tenaga medis juga masih terjadi di Indonesia.
Penelitian ini berupaya mengidentifikasi pengaruh angka partisipasi
sekolah perguruan tinggi, ketersediaan tenaga medis dokter, kemiskinan, dan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap IPM di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory
research berbasis regresi data panel, menggabungkan time series (2018–2023)
dan cross section dari 31 provinsi di Indonesia. Model estimasi yang digunakan
adalah Fixed Effect Model (FEM). Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik
(BPS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa APS perguruan tinggi berpengaruh
positif terhadap IPM karena berkontribusi langsung terhadap peningkatan rata-rata
lama sekolah salah satu komponen utama dalam perhitungan IPM. Sementara itu,
kemiskinan memiliki pengaruh negatif yang signifikan karena keterbatasan
ekonomi membatasi akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, yang
berdampak pada kualitas hidup. Penggunaan TIK juga memberikan dampak
positif terhadap IPM karena mendukung akses informasi, pendidikan, dan layanan
publik yang lebih baik. Namun, hasil menunjukkan bahwa peningkatan jumlah tenaga medis dokter belum tentu berdampak pada IPM, disinyalir karena
penduduk lebih memilih pengobatan tradisional dan berobat sendiri
