Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Berorientasi Pencegahan Bullying Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV dalam Materi Pancasila sebagai Nilai Kehidupan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran di sekolah dasar yang
fokus pembelajarannya mengedepankan prinsip dan nilai karakter Pancasila.
Pendidikan
Pancasila
menjadi
mata pelajaran yang tepat untuk
mengimplementasikan nilai moral, etika, dan tingkah laku Pancasila kepada
peserta didik karena tujuan dari pembelajarannya yaitu untuk menciptakan peserta
didik yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai Pancasila. Dunia
pendidikan saat ini sedang menghadapi masalah yang sangat kompleks.
Penurunan norma dan etika bermasyarakat yang dilakukan salah satunya yaitu
bullying. Perilaku bullying didefinisikan sebagai perilaku ketika seseorang atau
kelompok menyalahgunakan kekuasaan.
Guru perlu menghubungkan perilaku bullying peserta didik dengan materi
Unit 1 "Pancasila sebagai Nilai Kehidupan" agar kasus bullying dapat dicegah dan
diatasi. Pembelajaran pendidikan pancasila di kelas media yang digunakan guru
sangat terbatas. Hal tersebut didukung dengan hasil wawancara bersama guru
kelas IV yang mengatakan bahwa hanya menggunakan media pembelajaran audio
dan itu pun juga sangat jarang digunakan dalam pembelajaran.
Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan adanya pengembangan
media ular tangga berorientasi pencegahan bullying yang valid, efektif, dan
praktis sebagai bentuk perbaikan kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian yaitu
menghasilkan media ular tangga berorientasi pencegahan bullying pada materi
unit 1 kelas IV yang valid, efektif, dan praktis terhadap hasil belajar peserta didik.
Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model
Borg and Gall yang memiliki delapan tahapan diantaranya; (1) penelitian
pendahuluan; (2) perencanaan pengembangan produk; (3) pengembangan desain produk awal; (4) validasi desain produk awal; (5) revisi desain produk awal; (6)
uji coba penggunaan; (7) revisi desain produk, dan (8) uji coba keefektifan.
Penelitian dilakukan di SDN 1 Jajag Banyuwangi dengan subjek penelitian kelas
IV A dan IV B. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,
wawancara, dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu
hasil validasi, hasil angket, dan tes hasil belajar.
Hasil validasi produk dari ketiga validator yaitu 93,47 sehingga
dikategorikan sangat layak. Uji keefektifan produk berdasarkan nilai tes hasil
belajar yang dihitung menggunakan rumus uji t (independent t-test) yaitu 9,465
dengan t tabel 1,675, sehingga t hitung lebih besar daripada t tabel (9,465>1,675).
Hasil uji t selanjutnya dilakukan perhitungan dengan rumus ER didapatkan hasil
42% dengan kategori keefektifan sedang. Perhitungan kepraktisan berdasarkan
angket respons peserta didik mendapatkan skor 95,62 sehingga dikategorikan
sangat praktis.
Description
Reupload Repository 11 Februari 2026_Hasim/Firdiana
