Pengaruh Model Pembelajaran Brain-Based Learning Berbantuan Augmented Reality pada Materi Sistem Pernapasan terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar Siswa SMA

dc.contributor.authorLely Ayu Tias Puji Astutik
dc.date.accessioned2026-02-11T06:38:55Z
dc.date.issued2025-03-14
dc.descriptionReupload file repository 11 februari 2026 maya/mita
dc.description.abstractPembelajaran abad ke-21 tidak hanya berpusat pada penyebaran pengetahuan semata namun keterampilan dan sikap pada pembelajaran abad ke-21 juga diperlukan bagi siswa untuk menghadapi dunia digital. Keterampilan tersebut dikenal dengan 4C yang terdiri dari critical thinking, collaboration, communication, dan creativity skill. Keterampilan kolaborasi adalah salah satu keterampilan pada abad ke-21 yang harus dimiliki siswa agar mereka dapat bersaing di dunia global. Majunya era globalisasi dan berkembangnya teknologi mendorong manusia untuk bekerja sama, sehingga keterampilan kolaborasi menjadi penting dan diperlukan oleh siswa. Brain-Based Learning merupakan model pembelajaran yang mengacu pada cara kerja otak yang dirancang secara alami untuk belajar. Model pembelajaran ini menekankan pada student center dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kondusif, aktif, dan nyaman sehingga dapat memperngaruhi keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa. Media pembelajaran tambahan yang dapat menciptakan terjalinnya sebuah interaksi yang aktif antara siswa dan materi pembelajaran, serta mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam memahami konsep secara mendalam yaitu augmented reality. Augmented reality merupakan suatu media pembelajaran yang menggabungkan gambar 3D dengan memanipulasi elemen virtual di layar, seperti memperbesar dan memutar objek 360˚ untuk memahami konsep materi dengan lebih baik. Media augmented reality dapat menarik perhatian dan meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa. Dengan menggunakan media ini akan membuat suasana pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh model Brain-Based Learning berbantuan Augmented Reality pada materi sistem pernapasan terhadap keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa SMA. Penelitian dilaksanakan di kelas XI SMAN 3 Jember pada semester ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Terdapat 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas eksperimen kelas XI-2 dan kelas XI-1 sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian ini termasuk kuantitatif kuasi eksperimental. Metode pengumpulan data menggunakan ANAKOVA untuk hasil belajar ranah kognitif sedangkan keterampilan kolaborasi, hasil belajar ranah afektif, dan ranah psikomotorik menggunakan uji independent sample t-Test. Uji ANAKOVA dan uji independent sample t-Test dibantu dengan menggunakan SPSS 25.0. Hasil keterampilan kolaborasi siswa pada kelas eksperimen yaitu sebesar 82,06 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 73,96. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji t-tes diperoleh signifikansi sebesar 0,001<0,05. Hasil belajar kognitif dengan menggunakan uji ANAKOVA diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 <0,05 pada nilai post-test dengan rata-rata yang lebih tinggi yakni sebesar 81,36±5,35 pada kelas eksperimen dibandingkan pada kelas kontrol yakni sebesar 68,56±6,70. Rata-rata hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik menggunakan uji t-test dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 <0,05 pada kelas ekperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol berturut-turut sebesar 80,32±11,30 dan 75,23±11,35 pada hasil belajar ranah afektif, sedangkan pada hasil belajar ranah psikomotorik nilai rata-rata yang didapat sebesar 81,94±8,81 pada kelas eksperimen dan pada kelas kontrol sebesar 73,44±8,50. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik. Penerapan model Brain-Based Learning dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna, sehingga siswa lebih mudah memahami, mengingat, dan dapat menerapkan materi secara optimal. Penggunaan media augmented reality dalam pembelajaran dapat meningkatkan ketertarikan dan menciptakan keterampilan kolaborasi siswa melalui diskusi terutama pada kelas eksperimen dibuktikan dengan antusiasme dan nilai yang lebih tinggi dalam bekerja sama, gotong royong, dan saling menghargai pada saat mengerjakan LKPD. Sehingga suasana di dalam kelas eksperimen menjadi lebih antusias, interaktif, aktif, dan menyenangkan dibandingkan dengan kelas kontrol. Keadaan kelas yang lebih menyenangkan dan menarik akan berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa. Berdasarkan data dan hasil observasi tersebut maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Dra Jekti Prihatin, M.Si. DPA: Nadyatul Ilma Indah Savira, S.Si, M.Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2893
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectBrain-based learning
dc.subjectKeterampilan
dc.titlePengaruh Model Pembelajaran Brain-Based Learning Berbantuan Augmented Reality pada Materi Sistem Pernapasan terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar Siswa SMA
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
LELY AYU TIAS PUJI ASTUTIK - 210210103115.pdf
Size:
5.5 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: