Evaluasi Dampak Sosial Agroindustri Kopi Robusta Menggunakan Metode Social Life Cycle Assessment (Studi KSU Ketakasi Sidomulyo)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Agroindustri merupakan sektor pengolahan hasil pertanian yang
memberikan nilai tabah dan meningkatkan daya saing komoditas salah satunya
yaitu agroindustri kopi robusta. Kabupaten jember, khususnya kecamatan silo
merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta terbesar di Jawa Timur yang
mendukung berkembangnya agroindustri seperti KSU ketakasi sidomulyo.
Koperasi ini berperan dalam proses produksi, pemasaran serta peningkatan
kesejahteraan petani. Namun, kegiatan agroindustri juga menimbulkan dampak
sosial, baik positif maupun negatif. Oleh karena itu, metode Social Life Cycle
Assessment (S-LCA) digunakan untuk menilai dapampak sosial dari seluruh
tahapan produksi hingga konsumsi, sehingga dapat mendukung keberlanjutan
agroindustri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak sosial kopi robusta,
mengembangkan pendekatan berkelanjutan untuk mengatasi dampak sosial negatif
dan meningkatkan kontribusi sosial agroindustri kopi robusta KSU Ketakasi
Sidomulyo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapang, wawancara,
dan penyebaran kuisioner kepada responden yang terlibat langsung daalam
agroindustri. Penialaian dilakukan berdasarkan pedoman UNEP dan menggunakan
skroing untuk menentukan status dampak pada setiap kategorinya.
Hasil evaluasi pada agroindustri KSU Ketakasi yaitu seluruh kategori yang
dinilai memperoleh status “berkelanjutan” dengan nilai indeks di atas 0,600 dan
termasuk dalam kategori nilai B. Kategori komunitas lokal mendapatkan skor
tertinggi yaitu 0,783, yang menunjukkan hubungan sosial antara koperasi dan
masyarakat sekitar sudah cukup baik. Sementara itu, nilai terendah sebesar 0,677
muncul pada tiga kategori sekaligus, yaitu rantai pasok, konsumen, dan program anak. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga aspek tersebut masih perlu mendapatkan
perhatian lebih agar kontribusinya terhadap keberlanjutan sosial dapat ditingkatkan.
Secara umum, hasil ini memperlihatkan bahwa KSU Ketakasi Sidomulyo telah
menjalankan praktik sosial yang cukup berkelanjutan, meskipun masih ada
beberapa area yang bisa ditingkatkan.
Description
Reaploud Repository 2 April_agus
